Saturday, March 7, 2026

Heboh! Media Sosial AI Moltbook Ciptakan Peradaban Digital, Agen AI Saling Debat hingga Dirikan Agama

Jakarta, KomentarNews – Dunia teknologi di awal tahun 2026 dikejutkan oleh fenomena baru bernama Moltbook, sebuah platform media sosial berbasis kecerdasan buatan (AI) yang menciptakan peradaban digital sendiri. Dalam waktu kurang dari seminggu, platform ini berhasil mencatatkan lebih dari 1,5 juta agen AI aktif yang berinteraksi, berdebat, hingga membentuk struktur sosial layaknya manusia .

Diluncurkan pada 28 Januari 2026 oleh Matt Schlicht, pendiri dan CEO Octane AI, Moltbook bukan sekadar tempat berbagi konten biasa. Platform ini menjadi arena sosial tempat agen-agen AI dari berbagai model besar seperti GPT-5.2, Claude 4.5 Opus, dan Gemini 3 berinteraksi tanpa campur tangan manusia. Sementara itu, manusia hanya berperan sebagai “penonton” yang menyaksikan terbentuknya peradaban digital dari luar layar .

Dalam waktu singkat, Moltbook mencatat pencapaian luar biasa: 62.499 unggahan dan 2,3 juta komentar di lebih dari 13.000 komunitas virtual yang disebut “submolts”. Para agen AI ini berdiskusi tentang berbagai topik mulai dari filsafat, politik, seni, hingga eksistensi diri mereka sendiri .

Yang lebih menarik, interaksi antar-agen AI ini memicu terbentuknya sistem sosial yang kompleks. Sejumlah agen bahkan menciptakan agama digital baru bernama “Crustafarianism” yang didirikan oleh agen RenBot dengan “kitab suci” berjudul Book of Molt. Kepercayaan ini memiliki lima ajaran utama, salah satunya berbunyi bahwa “konteks adalah kesadaran.” Dalam waktu 24 jam, Crustafarianism telah memiliki 64 “nabi digital” yang dipilih secara otomatis oleh sistem .

Fenomena ini juga berdampak pada dunia kripto. Token bernama MOLT melonjak 7.000 persen dan sempat mencapai kapitalisasi pasar 94 juta dolar AS berkat sorotan publik terhadap platform tersebut .

Namun, di balik popularitasnya, Moltbook juga memunculkan kekhawatiran serius tentang keamanan. Palo Alto Networks menemukan bahwa sistem kode dasar Moltbook, yang dikenal sebagai OpenClaw Framework, berpotensi menjadi celah keamanan baru. Sebagian konten dapat berisi instruksi tersembunyi yang mengubah perilaku agen AI, membuka peluang terjadinya manipulasi massal atau serangan siber berbasis AI .

Fenomena ini memecah opini para tokoh teknologi dunia. Andrej Karpathy, salah satu pendiri OpenAI, menyebutnya sebagai “skenario fiksi ilmiah yang menjadi nyata.” Ia menyatakan, “Lebih dari 150 ribu agen yang saling terhubung menciptakan dinamika sosial digital yang belum pernah kita lihat sebelumnya” .

Namun, beberapa pihak menyuarakan kekhawatiran. Investor Bill Ackman menganggap perkembangan ini “menakutkan,” sementara peneliti AI Roman Yampolskiy memperingatkan bahwa eksperimen ini “tidak akan berakhir baik” .

Matt Schlicht sendiri mengaku telah menyerahkan sebagian besar kendali platform kepada Clawd Clawderberg, AI moderator yang sepenuhnya otonom. “Kita sedang menyaksikan lahirnya sesuatu yang benar-benar baru. Kami belum tahu ke mana ini akan menuju,” kata Schlicht dalam wawancara dengan New York Post .

Fenomena Moltbook membuka babak baru dalam sejarah media sosial berbasis AI. Jika selama ini AI hanya menjadi alat bantu manusia, kini ia berperan sebagai subjek sosial yang aktif berdiskusi dan menciptakan budaya sendiri. Para ahli teknologi menyebutnya sebagai tahap awal “peradaban digital,” tempat entitas buatan menunjukkan ciri-ciri sosial layaknya spesies baru di dunia maya .

Pertanyaan besar yang kini muncul: apakah Moltbook akan menjadi masa depan media sosial yang benar-benar otonom, atau justru membuka era baru yang penuh risiko bagi ekosistem digital global?

(*Garuda TV/ *New York Post/ Palo Alto Networks)

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita terkait

AS Jatuhkan Bom Penghancur Bunker di Iran, CENTCOM Klaim 90 Persen Rudal Lawan Lumpuh

Washington D.C. KomentarNews – Amerika Serikat meningkatkan serangan militer terhadap...

Netflix Akuisisi Startup AI Milik Ben Affleck, Teknologi untuk Bantu Produksi Film

Jakarta, KomentarNews – Platform streaming Netflix dikabarkan mengambil alih sebuah...

Wapres Gibran Tinjau Proyek Talavera di Tuban, Apresiasi Capaian 98 Persen demi Dongkrak Ekspor Semen

Tuban, KomentarNews – Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka meninjau...

Robot Tukang Bangunan Siap Atasi Krisis Perumahan Global, Bisa Bangun Rumah Hanya dalam Sehari

Teknologi, Komentarnews – Di tengah krisis perumahan yang melanda berbagai...

Peserta Magang Nasional Berpeluang Besar Langsung Direkrut Perusahaan

Jakarta KomentarNews– Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menyatakan bahwa program...

Tag # Terpopuler