Monday, March 9, 2026

Kemendikdasmen Dorong Percepatan Akreditasi Perpustakaan Khusus, Targetkan Seluruh Unit Terstandar

Jakarta, KomentarNews – Perpustakaan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menyelenggarakan Sosialisasi Instrumen Akreditasi Perpustakaan Khusus bagi para pengelola perpustakaan di lingkungan kementerian, Selasa (3/3/2026). Kegiatan yang berlangsung di Jakarta ini merupakan bagian dari upaya strategis penguatan tata kelola dan peningkatan mutu perpustakaan khusus agar selaras dengan Standar Nasional Perpustakaan (SNP) serta kebijakan akreditasi terbaru.

Kepala Biro Komunikasi dan Hubungan Masyarakat (BKHM) Kemendikdasmen, Anang Ristanto, menekankan pentingnya transformasi peran perpustakaan di era digital. Menurutnya, perpustakaan tidak lagi dipandang sekadar ruang penyimpanan koleksi, melainkan sebagai pusat layanan informasi yang proaktif, kolaboratif, dan berdampak nyata bagi kinerja organisasi.

“Perpustakaan harus menjadi pusat pengetahuan dan referensi kebijakan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi informasi,” tegas Anang dalam sambutannya.

Target Akreditasi untuk Seluruh Perpustakaan

Anang menjelaskan bahwa sosialisasi ini bertujuan memastikan seluruh pengelola perpustakaan di lingkungan Kemendikdasmen memahami setiap komponen dalam instrumen akreditasi terbaru, mekanisme pengajuan melalui Aplikasi Pendataan Akreditasi Perpustakaan (SIPAPI), serta strategi pemenuhan indikator kinerja secara bertahap dan berkelanjutan.

“Kita targetkan seluruh perpustakaan di lingkungan Kemendikdasmen dapat terakreditasi,” ujar Anang.

Perpusnas Apresiasi Langkah Kemendikdasmen

Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas) mengapresiasi penyelenggaraan sosialisasi ini sebagai langkah nyata mendorong percepatan akreditasi perpustakaan khusus. Direktur Standardisasi dan Akreditasi Perpusnas, Made Ayu Wirayati, mengungkapkan bahwa instrumen akreditasi perpustakaan khusus telah dimutakhirkan berdasarkan Keputusan Kepala Perpustakaan Nasional Nomor 181 Tahun 2025.

“Instrumen terbaru ini menitikberatkan pada enam komponen utama, yaitu koleksi, sarana prasarana, pelayanan, tenaga perpustakaan, penyelenggaraan, dan pengelolaan,” tutur Made Ayu.

Sementara itu, Pustakawan Ahli Madya Perpusnas, Renda Khris Ardhi Artha, memaparkan bahwa akreditasi merupakan proses pengakuan formal bahwa sebuah perpustakaan telah memenuhi standar penyelenggaraan dan pengelolaan.

“Melalui akreditasi, perpustakaan tidak hanya dinilai tingkat kesesuaiannya terhadap SNP, tetapi juga didorong melakukan transformasi layanan berbasis digital, penguatan tata kelola, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia,” jelas Renda.

Komitmen Layanan Informasi Prima

Menutup pidatonya, Anang menegaskan bahwa perpustakaan yang memenuhi standar merupakan wujud komitmen dan integritas institusi dalam memberikan layanan informasi yang prima. Ia optimistis sinergi antara Kemendikdasmen dan Perpusnas akan mempercepat akreditasi dan pada akhirnya meningkatkan kualitas layanan perpustakaan khusus.

“Dengan sinergi antara Kemendikdasmen dan Perpusnas, percepatan akreditasi diharapkan mampu meningkatkan kualitas layanan perpustakaan khusus serta memperkuat perannya sebagai pendukung kebijakan pendidikan nasional,” pungkas Anang.

Kegiatan sosialisasi ini diselenggarakan secara hibrida, menghadirkan narasumber dari Perpusnas, serta diikuti oleh perwakilan unit utama, pustakawan, dan petugas perpustakaan di lingkungan Kemendikdasmen.

(*Kemendikdasmen/ *Perpusnas)

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita terkait

Waspada! 4 Modus Penipuan Digital Ini Mengintai THR Anda Jelang Lebaran 2026

Jakarta, KomentarNews – Menjelang pencairan Tunjangan Hari Raya (THR) 2026,...

Waspada Link Palsu! Modus Kejahatan Siber Makin Canggih, dari QR Code Judol hingga SMS E-Tilang

Jakarta, KomentarNews – Kejahatan siber dengan modus penyebaran tautan palsu...

Akhir Februari 2026, Fenomena Parade 6 Planet Hiasi Langit Senja Indonesia

Jakarta, Komentarnews – Sepanjang akhir Februari hingga awal Maret 2026,...

BGN Tutup Pendaftaran Mitra Makan Bergizi Gratis, Waspada Jual Beli Titik SPPG Rp200 Juta

Jakarta, KomentarNews – Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan bahwa pendaftaran...

Kampus Sumatera Kembali Berdenyut! Kemdiktisaintek Pastikan Aktivitas Normal Pascabencana

Jakarta, KomentarNews – Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek)...

Tag # Terpopuler