Jakarta, Komentarnews – Aktris Luna Maya menilai kekuatan film “Zona Merah” terletak pada sisi kemanusiaan para karakter dalam semestanya. Menurutnya, kemampuan karakter dalam membawa cerita menjadi menarik dan membangkitkan empati penonton menjadi kunci utama kesuksesan film bergenre zombie ini.
“Bagaimana si karakter itu bisa membawa cerita menjadi ‘engaging’ terhadap penonton. Dengan penonton merasakan bagaimana karakter dalam sebuah film bertema zombie menghadapi situasi sulit dan melalui pilihan berat, aku yakin penonton bisa menyukai ‘Zona Merah’,” kata Luna dalam konferensi pers di Studio 3 XXI Senayan, Jakarta, Rabu (1/4/2026).
Luna Maya memastikan tidak hanya tampil di depan layar, tetapi juga mengambil peran strategis sebagai produser eksekutif film “Zona Merah”. Ia melihat potensi besar dari film ini, baik secara kreatif maupun dari sisi posisinya di industri perfilman Tanah Air.
“Sebagai eksekutif produser, saya melihat ‘Zona Merah’ memiliki potensi besar, tidak hanya secara kreatif tetapi juga dari sisi ‘positioning’ di industri. Ini adalah langkah penting untuk membawa IP lokal ke level yang lebih tinggi, baik dari skala produksi maupun jangkauan audiens,” kata Luna.
Sidharta Tata dan Fajar Martha Santosa bertindak sebagai sutradara. Mereka mengangkat cerita dari serial delapan episode di platform streaming ke layar lebar. Tim produksi akan memindahkan latar serangan “mayit” (sebutan zombie di semesta “Zona Merah”) ke pusat kota besar.
Proses syuting mulai berjalan pada pekan depan di bulan April hingga Mei 2026. Aghniny Haque tetap menjadi pemeran utama dalam versi layar lebar, sementara Luna Maya menjadi produser eksekutif sekaligus pemeran pendukung.
Dari sisi pemain, “Zona Merah” menghadirkan kombinasi karakter lama yang telah dikenal penonton dan wajah-wajah baru yang memperluas semesta cerita. Aghniny Haque, Andri Mashadi, Maria Theodore, Devano, dan Lukman Sardi kembali melanjutkan peran mereka. Sementara itu, Luna Maya, Bryan Domani, Shindy Huang, Myesha Lin, dan Derby Romero resmi bergabung sebagai karakter baru yang akan membawa dinamika berbeda dalam cerita.
“Aku percaya di tangan Tata dan Fajar, ini akan menjadi film yang paling ditunggu-tunggu nantinya dan paling wah, paket komplit itu,” kata Luna.
(*ANT/ *Kompas)

