Saturday, February 21, 2026

Polemik Ambulance Gratis, ‎Sopir dan Keluarga Damai

Share

Amurang. Polemik ambulance gratis Pemkab Minsel, akhirnya berujung damai. Itu terjadi setelah oknum sopir ambulance dan pihak keluarga yang berduka bertemu dan sepakat damai, Jumat (20/02/2026) di Desa Malola, Kecamatan Kumelembuai, Minsel.

‎”Maksud kedatangan saya ke sini, untuk mengklarifikasi persoalan yang telah terjadi, sekaligus saya pribadi meminta maaf sebesar-besarnya kepada keluarga yang merasa dirugikan dengan apa yang telah terjadi,” ujar sang sopir saat menyerahkan kembali uang kepada Boyke Tumanduk SPd, salah satu keluarga yang berduka.

‎Dia berjanji peristiwa yang terbilang kesalahan komunikasi ini tidak akan  terulang kembali.

‎”Semoga ini menjadi pelajaran berharga bagi saya. Dan akan tetap fokus untuk memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat,” harapnya lagi.

‎Sementara itu, Tumanduk yang didampingi oleh Kristian Rondonuwu, berharap, peristiwa yang mereka alami, tidak akan dirasakan oleh warga lainnya.

‎Seperti diberitakan sebelumnya, sorotan tajam ditujukan kepada Pemkab Minsel terkait program pro-rakyat yang menjadi prioritas selama ini. Pasalnya, di tengah gumul duka, keluarga harus mengeluarkan biaya Rp500 ribu untuk penggunaaan ambulance Pemkab Minsel guna mengantar jenazah dari RS Kalooran Amurang ke Desa Malola.

‎Peristiwa ini dialami Keluarga Rondonuwu Rindo-rindo, warga Desa Malola, Rabu (18/02/2026), atas meninggalnya salah satu anggota keluarga (*)

Baca Juga:

Share

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Terkait

Trending
Recommended
Latest

AnotherNews

SULUTNews