Friday, April 3, 2026

Presiden FIGC Gabriele Gravina Mundur usai Italia Gagal ke Piala Dunia Ketiga Kalinya Beruntun

Roma, KomentarNews – Presiden Federasi Sepak Bola Italia (FIGC), Gabriele Gravina, secara resmi mengundurkan diri dari jabatannya setelah Timnas Italia gagal melaju ke putaran final Piala Dunia 2026. Pengunduran diri ini merupakan konsekuensi langsung dari kegagalan bersejarah Gli Azzurri yang untuk ketiga kalinya secara beruntun tidak tampil di ajang paling bergengsi sepak bola dunia.

Dikutip dari laman resmi federasi, Jumat (3/4/2026), Gravina mengumumkan hal tersebut dalam pertemuan yang berlangsung di markas besar FIGC di Roma, Kamis (2/4) waktu setempat. Ia menyampaikan pengunduran dirinya di hadapan perwakilan kompetisi Serie A, Ezio Maria Simonelli, dan Serie B, Paolo Bedin.

“Saya mengundurkan diri sebagai presiden FIGC. Ini adalah keputusan yang menyakitkan tetapi diperlukan setelah kegagalan yang tidak dapat diterima ini,” kata Gravina dalam sambutannya, seperti dikutip dari laman FIGC.

Selama pertemuan tersebut, Gravina juga berterima kasih kepada badan-badan federasi atas dukungan yang telah mereka tunjukkan secara publik dan pribadi. Ia juga memberitahukan bahwa dirinya bersedia hadir pada 8 April di hadapan Komite VII Bidang Kebudayaan, Sains, dan Pendidikan Dewan Perwakilan Rakyat untuk melaporkan keadaan sepak bola Italia secara komprehensif.

“Di sinilah saya akan menyampaikan, selengkap dan sekomprehensif mungkin, laporan tentang kekuatan dan kelemahan sepak bola Italia, serta membahas beberapa isu yang telah saya sampaikan dalam konferensi pers setelah pertandingan tim nasional di Zenica,” ujar Gravina.

Selanjutnya, pengganti Gravina dijadwalkan akan dipilih dalam pemilihan presiden baru FIGC pada 22 Juni 2026. Nama-nama seperti Gianluigi Buffon, legenda hidup Italia yang saat ini menjabat sebagai kepala delegasi tim nasional, disebut-sebut sebagai salah satu kandidat potensial.

Kegagalan Italia lolos ke Piala Dunia 2026 merupakan pukulan telak bagi sepak bola Italia. Setelah sebelumnya tidak tampil di edisi 2018 (Rusia) dan 2022 (Qatar), kali ini Gli Azzurri harus mengakui keunggulan Bosnia-Herzegovina di babak final play-off zona Eropa melalui adu penalti, setelah bermain imbang 1-1 hingga perpanjangan waktu.

Kegagalan ini menjadi catatan kelam mengingat Italia adalah juara dunia empat kali (1934, 1938, 1982, 2006). Pelatih Gennaro Gattuso sebelumnya juga telah menyampaikan permintaan maaf dan mengaku terpukul atas kegagalan tersebut, meskipun ia belum mengundurkan diri dari posisinya.

(*FIGC/ *ANT/ *Reuters)

:::

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita terkait

“Bir Gratis untuk Fans Stuttgart!” Striker Bosnia Janji Traktir Usai Timnya Lolos ke Piala Dunia

Stuttgart, Komentarnews – Striker VfB Stuttgart, Ermedin Demirovic, harus menyiapkan dana...

Italia Gagal Lolos Piala Dunia Ketiga Kalinya Beruntun, Gattuso: Ini Tidak Dapat Diterima

Zenica, Komentarnews – Tim nasional Italia kembali menorehkan catatan kelam....

AFC Tunda Undian Final Piala Asia 2027 di Riyadh, Jadwal Baru Menyusul

Jakarta, KomentarNews – Konfederasi Sepak Bola se-Asia (AFC) secara resmi...

TVRI Siarkan Tiga Laga Persahabatan Dunia Mulai 27 Maret, Brasil Vs Prancis Jadi Pembuka

Jakarta, Komentarnews – TVRI resmi akan menyiarkan tiga pertandingan persahabatan...

Brasil Panggil 4 Debutan dan 4 Pemain Kembaran, Ancelotti Uji Kekuatan Terakhir Sebelum Piala Dunia

Rio de Janeiro, KomentarNews – Pelatih tim nasional Brasil, Carlo...

Tag # Terpopuler

Iklan

DiJual : Rumah di mountain view residen blok c1 no 9 paniki bawah kota manado - Asri, lokasi strategis dekat bandara, dekat pusat bisnis -Nego langsung dengan pemilik - tanpa perantara - SHM - Luas bangunan 125m2, luas tanah 330 m2, 4 kamar, 2 kamar mandi, ruang tamu, ruang keluarga, air perumahan, listrik 5500 watt, carport, security 24/7 - yang berminat bisa menghubungi: wa: 0811439028 atau email: advertisement@komentar-news.com