<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>bundaran hi &#8211; KomentarNews</title>
	<atom:link href="https://komentar-news.com/tag/bundaran-hi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://komentar-news.com</link>
	<description>Tajam Mengulas, Jelas Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Fri, 24 Apr 2026 02:36:17 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://komentar-news.com/wp-content/uploads/2026/02/komentar-logo-bundar-150x150.png</url>
	<title>bundaran hi &#8211; KomentarNews</title>
	<link>https://komentar-news.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Jakarta Padamkan Lampu Serentak 3 Kali di 2026: 25 April, 13 Juni, 26 September, Monas-Bundaran HI Ikut Gelap</title>
		<link>https://komentar-news.com/jakarta-padamkan-lampu-serentak-3-kali-di-2026-25-april-13-juni-26-september-monas-bundaran-hi-ikut-gelap/</link>
					<comments>https://komentar-news.com/jakarta-padamkan-lampu-serentak-3-kali-di-2026-25-april-13-juni-26-september-monas-bundaran-hi-ikut-gelap/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Red]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 24 Apr 2026 02:31:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[bundaran hi]]></category>
		<category><![CDATA[dki jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[dudi gardesi sadikin]]></category>
		<category><![CDATA[hari bumi]]></category>
		<category><![CDATA[hari lingkungan hidup]]></category>
		<category><![CDATA[hari ozon]]></category>
		<category><![CDATA[hemat energi]]></category>
		<category><![CDATA[instruksi gubernur 14 2021]]></category>
		<category><![CDATA[jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[monas]]></category>
		<category><![CDATA[pemadaman lampu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://komentar-news.com/?p=4238</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, KomentarNews – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan pemadaman lampu secara serentak sebanyak tiga kali pada tahun 2026, yaitu 25 April dalam rangka Hari Bumi, 13 Juni dalam rangka Hari Lingkungan Hidup, dan 26 September dalam rangka Hari Ozon Sedunia. Kegiatan ini berlangsung pada pukul 20.30-21.30 WIB. Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Dudi Gardesi Sadikin, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan mendorong penghematan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="ds-markdown-paragraph"><strong>Jakarta, KomentarNews</strong> – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan pemadaman lampu secara serentak sebanyak tiga kali pada tahun 2026, yaitu 25 April dalam rangka Hari Bumi, 13 Juni dalam rangka Hari Lingkungan Hidup, dan 26 September dalam rangka Hari Ozon Sedunia. Kegiatan ini berlangsung pada pukul 20.30-21.30 WIB.</p>
<p class="ds-markdown-paragraph">Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Dudi Gardesi Sadikin, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan mendorong penghematan energi, mengurangi emisi gas rumah kaca, serta meningkatkan kesadaran partisipasi masyarakat dalam upaya pencegahan dan pengendalian pencemaran lingkungan.</p>
<p class="ds-markdown-paragraph">&#8220;Kegiatan pemadaman lampu bertujuan mendorong penghematan energi, mengurangi emisi gas rumah kaca, serta meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam upaya pencegahan dan pengendalian pencemaran lingkungan,&#8221; ujar Dudi dalam keterangan di Jakarta, Jumat (24/4/2026).</p>
<p class="ds-markdown-paragraph">Mekanisme pelaksanaan kegiatan pemadaman lampu dilakukan secara partisipatif oleh pengelola dan/atau penanggung jawab bangunan, fasilitas, serta penerangan, sesuai kewenangan masing-masing. Kegiatan ini merupakan implementasi dari Instruksi Gubernur Nomor 14 Tahun 2021 tentang Pelaksanaan Pemadaman Lampu.</p>
<p class="ds-markdown-paragraph">Lokasi pemadaman mencakup seluruh bangunan/gedung Kantor Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, kecuali rumah sakit, puskesmas, klinik, dan lain-lain.</p>
<p class="ds-markdown-paragraph">Pemadaman juga dilakukan di jalan protokol dan jalan arteri di lima wilayah kota administrasi:</p>
<ul>
<li>
<p class="ds-markdown-paragraph">Jakarta Pusat: Jalan Sudirman (Dukuh Atas sampai Gedung Sampoerna Strategic), Jalan MH Thamrin, seputaran Jalan Medan Merdeka (kecuali Medan Merdeka Utara depan Istana Presiden), Jalan Gerbang Pemuda-Jalan Asia Afrika, halaman Balai Kota, dan Kantor Wali Kota Jakarta Pusat.</p>
</li>
<li>
<p class="ds-markdown-paragraph">Jakarta Utara: Jalan Yos Sudarso, Komplek Kantor Wali Kota Jakarta Utara, dan Perintis Kemerdekaan.</p>
</li>
<li>
<p class="ds-markdown-paragraph">Jakarta Timur: Jalan Dr. Sumarno, Jalan Perintis Kemerdekaan, dan Komplek Kantor Wali Kota Jakarta Timur.</p>
</li>
<li>
<p class="ds-markdown-paragraph">Jakarta Barat: Jalan Daan Mogot, Jalan Kembangan Raya (depan Kantor Wali Kota Jakarta Barat), dan Komplek Kantor Wali Kota Jakarta Barat.</p>
</li>
<li>
<p class="ds-markdown-paragraph">Jakarta Selatan: Jalan Prapanca Raya, Jalan Gerbang Pemuda-Jalan Asia Afrika, Jalan Sudirman (gedung Sampoerna Strategic-Patung Pemuda), dan Jalan Rasuna Said.</p>
</li>
</ul>
<p class="ds-markdown-paragraph">Sejumlah monumen ikonik Jakarta juga turut dipadamkan: Gedung Balai Kota, Monumen Nasional (Monas) beserta air mancurnya, Patung Arjuna Wiwaha beserta air mancurnya, Bundaran Hotel Indonesia beserta air mancurnya, Patung Pemuda beserta air mancurnya, Patung Pahlawan, dan Patung Jenderal Sudirman.</p>
<p class="ds-markdown-paragraph">Beberapa gedung milik swasta, gedung komersial, pusat perbelanjaan, restoran, hotel, dan apartemen juga berpartisipasi dalam pemadaman lampu tersebut.</p>
<p class="ds-markdown-paragraph">Dudi menegaskan bahwa pemadaman lampu serentak ini adalah aksi nyata mengurangi emisi karbon. &#8220;Ini bukan sekadar simbolis. Kami ingin membiasakan masyarakat dan pemilik gedung untuk lebih sadar energi. Jika dilakukan rutin dan massal, dampaknya signifikan terhadap pengurangan emisi gas rumah kaca,&#8221; ujar Dudi.</p>
<p class="ds-markdown-paragraph">Sejumlah warga Jakarta menyambut positif kegiatan ini. Rina (34), warga Kebayoran Baru, mengatakan, &#8220;Saya dukung inisiatif ini. Tapi pastikan penerangan di jalan-jalan kecil tetap aman, jangan sampai malah membahayakan pengendara.&#8221; Dudi merespons bahwa pemadaman hanya dilakukan di jalan protokol dengan pencahayaan berlebih, sementara penerangan jalan umum di permukiman tetap menyala normal.</p>
<p class="ds-markdown-paragraph">(*DLH DKI Jakarta/ <em>ANT</em>)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://komentar-news.com/jakarta-padamkan-lampu-serentak-3-kali-di-2026-25-april-13-juni-26-september-monas-bundaran-hi-ikut-gelap/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
