<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>halmahera utara &#8211; KomentarNews</title>
	<atom:link href="https://komentar-news.com/tag/halmahera-utara/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://komentar-news.com</link>
	<description>Tajam Mengulas, Jelas Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Mon, 20 Apr 2026 01:29:21 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://komentar-news.com/wp-content/uploads/2026/02/komentar-logo-bundar-150x150.png</url>
	<title>halmahera utara &#8211; KomentarNews</title>
	<link>https://komentar-news.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Gunung Dukono Erupsi, Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 1,4 Kilometer, Warga Diminta Jauhi Radius 4 Km</title>
		<link>https://komentar-news.com/gunung-dukono-erupsi-semburkan-abu-vulkanik-setinggi-14-kilometer-warga-diminta-jauhi-radius-4-km/</link>
					<comments>https://komentar-news.com/gunung-dukono-erupsi-semburkan-abu-vulkanik-setinggi-14-kilometer-warga-diminta-jauhi-radius-4-km/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Red]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 20 Apr 2026 01:29:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[abu vulkanik]]></category>
		<category><![CDATA[badan geologi]]></category>
		<category><![CDATA[bpbd malut]]></category>
		<category><![CDATA[erupsi]]></category>
		<category><![CDATA[gunung dukono]]></category>
		<category><![CDATA[halmahera utara]]></category>
		<category><![CDATA[lana saria]]></category>
		<category><![CDATA[maluku utara]]></category>
		<category><![CDATA[radius 4 km]]></category>
		<category><![CDATA[waspada]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://komentar-news.com/?p=3777</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, KomentarNews – Gunung Dukono di Halmahera Utara, Maluku Utara, kembali mengalami erupsi dengan hembusan abu vulkanik setinggi 1.400 meter (1,4 kilometer) di atas puncak pada Senin (20/4/2026) pagi. Erupsi terjadi pada pukul 05.53 WIT, dengan kolom abu berwarna putih hingga kelabu berintensitas tebal condong ke arah timur. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Geologi, Lana Saria, mengatakan bahwa letusan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="ds-markdown-paragraph"><strong>Jakarta, KomentarNews</strong> – Gunung Dukono di Halmahera Utara, Maluku Utara, kembali mengalami erupsi dengan hembusan abu vulkanik setinggi 1.400 meter (1,4 kilometer) di atas puncak pada Senin (20/4/2026) pagi. Erupsi terjadi pada pukul 05.53 WIT, dengan kolom abu berwarna putih hingga kelabu berintensitas tebal condong ke arah timur.</p>
<p class="ds-markdown-paragraph">Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Geologi, Lana Saria, mengatakan bahwa letusan ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 25 milimeter dan durasi 49,87 detik. Hingga laporan disusun, aktivitas erupsi di gunung api yang terletak di Pulau Halmahera tersebut dilaporkan masih terus berlangsung.</p>
<p class="ds-markdown-paragraph">Saat ini, Gunung Dukono berada pada Status Level II atau Waspada. Badan Geologi mengeluarkan rekomendasi agar masyarakat di sekitar gunung maupun wisatawan tidak melakukan aktivitas di dalam radius 4 kilometer dari Kawah Malupang Warirang.</p>
<p class="ds-markdown-paragraph">&#8220;Masyarakat di sekitar Gunung Dukono dan pengunjung atau wisatawan agar tidak beraktivitas, mendaki, dan mendekati Kawah Malupang Warirang di dalam radius 4 kilometer,&#8221; ujar Lana.</p>
<p class="ds-markdown-paragraph">Letusan abu vulkanik terjadi secara periodik dan sebarannya mengikuti arah serta kecepatan angin, sehingga area landaan abunya tidak tetap. Masyarakat diimbau untuk selalu menyediakan masker penutup hidung dan mulut guna mengantisipasi gangguan pernapasan akibat abu vulkanik.</p>
<p class="ds-markdown-paragraph">Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Maluku Utara, Fahrudin Djafar, menyatakan bahwa hingga saat ini belum ada evakuasi besar-besaran karena erupsi masih terbatas pada semburan abu. &#8220;Kami terus memantau. Warga di radius 4 km sudah kami ingatkan untuk mengungsi sementara ke tempat yang lebih aman. Masker juga sudah kami distribusikan,&#8221; ujar Fahrudin.</p>
<p class="ds-markdown-paragraph">(*Badan Geologi/ *ANT)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://komentar-news.com/gunung-dukono-erupsi-semburkan-abu-vulkanik-setinggi-14-kilometer-warga-diminta-jauhi-radius-4-km/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
