Venesia, KomentarNews – Mural ikonik berjudul The Migrant Child karya seniman jalanan Banksy resmi diungkap kembali kepada publik di Palazzo San Pantalon setelah menjalani proses restorasi intensif.
Mural yang menggambarkan seorang anak migran mengenakan rompi penyelamat dan memegang kucing boneka ini pertama kali muncul pada Biennale Venesia 2019 di dinding bangunan abad ke-15 tersebut. Pada Juli 2025, mural diangkat secara utuh oleh tim Zaha Hadid Architects sebagai bagian dari proyek restorasi inovatif yang didanai Banca Ifis, akibat kerusakan parah dari air kanal dan kristal garam laut.
Restorasi yang memakan waktu hampir satu tahun ini berhasil melestarikan detail halus karya Banksy sambil memperkuat struktur dinding bata. “Ini adalah proyek pelestarian paling inovatif untuk seni jalanan,” kata perwakilan Zaha Hadid Architects dalam pernyataan resmi. Mural kini kembali terpasang di lokasi aslinya, menarik perhatian wisatawan dan pecinta seni dari seluruh dunia.
The Migrant Child telah menjadi simbol kuat krisis pengungsi Mediterania sejak kemunculannya tujuh tahun lalu. Pemulihannya menegaskan komitmen Venesia untuk melindungi seni kontemporer yang mengkritik isu sosial global. Video unveiling yang viral di YouTube menunjukkan antusiasme publik terhadap kembalinya karya kontroversial ini.
Pemilik Palazzo San Pantalon berencana membuka akses khusus bagi pengunjung yang ingin menyaksikan mural dalam kondisi prima, sekaligus mencegah kerusakan lebih lanjut dari faktor lingkungan.
(Zaha Hadid Architects, The Art Newspaper, AP News)
