Monday, February 23, 2026

Bangkit! Ribuan Bapa Gereja se-Indonesia Ikuti Camp Pria Bangkit 2026 di Minahasa

Share

Minahasa, Komentarnews – Ribuan pria Kristen dari berbagai denominasi gereja di Indonesia berkumpul di Balai Pelatihan Mandiri Pertanian (BPMP) Pineleng, Minahasa, Sulawesi Utara, untuk mengikuti Camp Pria Bangkit 2026. Kegiatan yang berlangsung selama empat hari, mulai Kamis (19/2/2026) hingga Minggu (23/2/2026), ini secara resmi dibuka oleh Ketua Forum Komunikasi Pria/Kaum Bapa (FK-PKB) Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI), Olly Dondokambey, SE .

Camp yang digelar atas kerja sama FK-PKB PGI dan SAG Sulutteng ini menjadi momentum penting bagi penguatan peran pria Kristen dalam keluarga, gereja, dan kehidupan sosial. Rangkaian kegiatan diisi dengan seminar dan pembinaan spiritual yang dirancang untuk membentuk karakter pria yang kuat, tangguh, dan berakar dalam iman .

Pria sebagai Imam dalam Keluarga: Sebuah Panggilan Kritis

Dalam sambutannya, Olly Dondokambey menekankan pentingnya kebangkitan spiritual dan tanggung jawab pria sebagai kepala keluarga sekaligus pelayan gereja. Pesan ini menjadi roh dari seluruh rangkaian kegiatan .

Kebangkitan pria Kristen adalah fondasi bagi kebangkitan keluarga, dan kebangkitan keluarga adalah fondasi bagi kebangkitan bangsa,” ujar Olly di hadapan ribuan peserta .

Senada dengan itu, Ketua Komisi P/KB Sinode GMIM, Ir. Maurits Mantiri, MM, menilai kegiatan ini hadir di saat yang tepat dan relevan dengan kondisi sosial saat ini. Ia menyoroti data yang menunjukkan bahwa banyak persoalan sosial berakar dari kehidupan keluarga yang tidak harmonis.

Kegiatan tersebut sangat bermanfaat untuk meningkatkan kualitas iman para bapak-bapak, karena data yang ada banyak persoalan dalam kehidupan sosial kita bermasalah dari kehidupan keluarga yang tak harmonis. Keluarga yang tak harmonis itu merupakan tanggung jawab bapak-bapak, karena sebagai imam dalam keluarga, ” tegas Maurits Mantiri .

Pernyataan tersebut memperkuat urgensi Camp Pria Bangkit 2026 sebagai respons konkret gereja terhadap tantangan kehidupan keluarga modern yang kian kompleks.

Bertumbuh, Berakar, dan Berbuah dalam Iman

Ketua Komisi Pria Kaum Bapak (KPKB) Pucuk Pimpinan Kerapatan Gereja Protestan Minahasa (KGPM), Pnt. Stefen Supit, SH, menegaskan bahwa kegiatan ini lahir dari kebutuhan nyata pembinaan rohani para bapak gereja.

Kegiatan tersebut bertujuan untuk penggembalaan bapak-bapak gereja yang bertumbuh, berakar dan berbuah dalam iman, kuat dan tangguh menghadapi tantangan dalam berkeluarga, ” ujar Stefen Supit .

Lebih jauh, Stefen menjelaskan bahwa camp ini juga difokuskan untuk membekali para peserta menghadapi berbagai pergumulan kehidupan sehari-hari.

Selain itu melalui kegiatan ini juga dimaksimalkan untuk membekali bapak-bapak dalam menghadapi pergumulan-pergumulan kehidupan bahkan ujian dan cobaan, ” lanjutnya .

Transformasi dan Aplikasi Nilai Kasih

Tak sekadar pembinaan spiritual, Camp Pria Bangkit 2026 juga diharapkan menjadi ruang transformasi yang mendorong para peserta mengaplikasikan nilai kasih secara nyata — dalam keluarga, lingkungan gereja, maupun kehidupan sosial yang lebih luas .

Dengan tema sentral kebangkitan peran pria, kegiatan ini diharapkan mampu melahirkan generasi bapa gereja yang tidak hanya kuat secara iman, tetapi juga menjadi teladan dalam keluarga dan agen perubahan di tengah masyarakat .

(ER*)

Baca Juga:

Share

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Terkait

Trending
Recommended
Latest

AnotherNews

SULUTNews