Wednesday, April 22, 2026

Intel Resmi Bergabung dengan Proyek Mega Chip AI Terafab Milik Elon Musk

Washington, Komentarnews – Intel pada Selasa (7/4/2026) mengumumkan akan bergabung dengan proyek kompleks chip kecerdasan buatan (AI) Terafab milik Elon Musk, bersama dengan SpaceX, Tesla, dan xAI. Langkah ini menandai kolaborasi besar antara raksasa chip semikonduktor dan perusahaan-perusahaan di bawah naungan Musk untuk mengembangkan teknologi AI generasi berikutnya.

Dalam pernyataan resmi yang dirilis Selasa (7/4), Intel mengonfirmasi partisipasinya dalam proyek Terafab. Michelle Johnston Holthaus, CEO Intel, mengatakan bahwa keikutsertaan Intel dalam proyek ini merupakan bagian dari strategi perusahaan untuk memperluas kapasitas manufaktur chip AI di dalam negeri.

“Kami sangat antusias bergabung dengan proyek Terafab. Kolaborasi ini akan memperkuat ekosistem semikonduktor dan AI Amerika Serikat, sekaligus mempercepat inovasi di bidang kecerdasan buatan. Intel berkomitmen untuk menyediakan kemampuan manufaktur kelas dunia untuk proyek ambisius ini,” ujar Holthaus dalam pernyataan yang dikutip Reuters.

Elon Musk, melalui akun X miliknya, juga menyambut baik bergabungnya Intel dalam proyek Terafab. “Terafab akan menjadi pusat produksi chip AI terbesar di dunia. Dengan bergabungnya Intel, kami memiliki mitra manufaktur yang tak tertandingi. Ini adalah langkah besar menuju kedaulatan AI Amerika,” tulis Musk.

Sebelumnya, Musk telah mendanai proyek Terafab yang bertujuan untuk membangun pabrik chip AI raksasa. Proyek ini disebut-sebut akan memproduksi chip AI khusus yang dirancang untuk kebutuhan komputasi intensif, termasuk untuk kendaraan otonom Tesla, eksplorasi luar angkasa SpaceX, serta pengembangan kecerdasan umum buatan (AGI) dari xAI.

Dengan bergabungnya Intel, proyek Terafab kini memiliki mitra yang memiliki pengalaman panjang dalam manufaktur semikonduktor. Intel sendiri tengah berupaya bangkit di tengah persaingan ketat dengan Nvidia dan AMD di pasar chip AI.

Analis semikonduktor dari TechInsightsDan Hutcheson, menilai langkah Intel bergabung dengan proyek Terafab merupakan keputusan strategis.

“Intel sedang berusaha keras untuk mengejar ketertinggalannya dari Nvidia di pasar chip AI. Dengan bermitra langsung dengan Musk—yang memiliki kebutuhan chip AI sangat besar—Intel bisa mendapatkan volume produksi yang signifikan sekaligus menguji teknologi terbarunya,” ujar Hutcheson.

Hingga berita ini diturunkan, rincian lebih lanjut mengenai nilai investasi, porsi kepemilikan, dan target produksi proyek Terafab belum diumumkan secara resmi.

(*Reuters)

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita terkait

Merck Gelontorkan Rp16 Triliun, Gandeng Google Cloud Percepat Riset Obat Lewat AI

Rahway, KomentarNews – Perusahaan farmasi raksasa Merck & Co mengumumkan kemitraan strategis...

AS Pinjam Teknologi Anti-Drone Ukraina di Timur Tengah, Lebih Murah dan Andal Lawan Shahed Iran

Washington D.C. Komentarnews – Militer Amerika Serikat mulai memanfaatkan teknologi...

OpenAI “Kuras” Rp240 Triliun Lewat Kemitraan dengan PE, Siap Monopoli Pasar AI Perusahaan

San Francisco, KomentarNews – Di tengah persaingan sengit di industri...

Inggris dan Prancis Panggil 20 Negara di Northwood, Rencanakan Misi Militer Bersama Buka Selat Hormuz

London, KomentarNews – Inggris dan Prancis akan mengadakan pertemuan para...

John Ternus Resmi Pimpin Apple 1 September, Hadapi Misi Besar: Selamatkan Siri & Balas Gempuran AI Google

Cupertino, KomentarNews – Apple resmi mengumumkan era kepemimpinan barunya. John Ternus,...
Advertisementspot_img

Tag # Terpopuler

Iklan

DiJual : Rumah di mountain view residen blok c1 no 9 paniki bawah kota manado - Asri, lokasi strategis dekat bandara, dekat pusat bisnis -Nego langsung dengan pemilik - tanpa perantara - SHM - Luas bangunan 125m2, luas tanah 330 m2, 4 kamar, 2 kamar mandi, ruang tamu, ruang keluarga, air perumahan, listrik 5500 watt, carport, security 24/7 - yang berminat bisa menghubungi: wa: 0811439028 atau email: advertisement@komentar-news.com