Jakarta, Komentarnews – Kabar membanggakan datang dari industri perfilman Tanah Air. Dua bintang laga kenamaan Indonesia, Iko Uwais dan Joe Taslim, menjadi ujung tombak deretan film aksi Indonesia yang dipasarkan di Cannes Film Market yang merupakan bagian dari Cannes Film Festival 2026 .
Dua film yang menjadi andalan adalah “Pendekar: Warrior” yang dibintangi Iko Uwais dan film remake Indonesia dari film Korea hits “The Man From Nowhere” yang dibintangi Joe Taslim .
K-Movie Entertainment selaku penjual film internasional optimistis kedua film ini akan membawa perfilman laga Indonesia kembali ke pusat pasar film aksi global.
Film “Pendekar: Warrior” disutradarai oleh John Radel ACS, seorang sinematografer dan produser yang karyanya mencakup berbagai produksi internasional berskala besar .
Film ini mengisahkan seorang mantan praktisi pencak silat yang baru keluar dari penjara dan bertekad meninggalkan masa lalunya yang penuh kekerasan . Namun, niatnya buyar ketika sindikat kejahatan Malaysia mulai menguasai lingkungannya. Film yang mengusung seni bela diri pencak silat ini juga dibintangi oleh bakat muda Ali Fikri .
“Asia selalu menghasilkan beberapa film aksi paling menarik di dunia,” kata John Radel kepada Variety, Sabtu (16/5/2026)Â .
“Apa yang sedang kami bangun sekarang adalah deretan proyek dengan skala, disiplin, dan ambisi kreatif untuk membawa film aksi Indonesia dan Asia Tenggara kembali ke pasar internasional secara serius. Ini adalah cerita Asia, dengan bintang Asia, yang dirancang untuk penonton di seluruh dunia,” lanjutnya .
Film remake Indonesia dari “The Man From Nowhere” mempertemukan kembali Joe Taslim dengan sutradara Tanigaki Kenji . Keduanya sebelumnya telah bekerja sama dalam film “The Furious”.
Para produser menyebut film Korea aslinya sebagai “karya klasik modern”, dengan kekuatan emosional dan kisah penebusan sebagai inti cerita yang kini akan dibawa ke latar Indonesia .
“Kami sudah lama percaya pada potensi kreatif dan komersial film genre Indonesia dan Asia Tenggara,” ujar Erika North, pendiri Yeti Entertainment .
Proyek ambisius ini didukung oleh konsorsium studio besar: Asia Media Alliance Group, Nation Pictures, Yeti Entertainment, dan Red Packet Media .
Delon Tio, pendiri Nation Pictures, menegaskan keyakinannya pada kekuatan industri film Indonesia.
“Indonesia memiliki talenta, penonton, lokasi, dan budaya film aksi untuk menjadi kekuatan besar dalam perfilman genre internasional,” kata Tio .
Keyakinan akan kesuksesan dua film ini semakin kuat dengan kehadiran Mike Leeder, produser di balik film aksi hit seperti “Fearless” (2006) dan “The Raid 2” (2014)Â .
“Dunia tahu seperti apa kemampuan film aksi Indonesia ketika digarap dengan benar,” ujar Leeder.
“Tujuan kami sekarang adalah membawa energi, fisikalitas, dan autentisitas itu untuk membangun film yang terasa lebih besar, lebih tajam, dan siap dipasarkan kepada pembeli global,” tegasnya .
Film “Pendekar: Warrior” direncanakan tayang pada tahun 2027 . Sementara itu, adaptasi Indonesia dari “The Man From Nowhere” masih dalam pengembangan dan belum ada informasi resmi terkait jadwal tayangnya .
Proyek adaptasi ini baru diumumkan secara resmi pada April 2026 dan akan kembali mempertemukan Joe Taslim dengan sutradara Tanigaki Kenji .
Kehadiran Iko Uwais dan Joe Taslim di Cannes bukan sekadar promosi. Langkah ini mencerminkan evolusi alami karier keduanya, dari bintang aksi menjadi pemimpin industri yang turut membentuk masa depan sinema Indonesia .
Setelah sukses dengan film “The Raid” yang mengguncang dunia, Indonesia kini kembali berupaya mengukuhkan posisinya di panggung film aksi internasional.
(cnnindonesia/kompas/variety**)




