Thursday, April 9, 2026

Breaking News! Tembakan Peringatan dan Kapal Tenggelam: Ketegangan di Perairan Thailand Vs Malaysia

Bangkok, KomentarNews – Ketegangan pecah di perairan Thailand selatan setelah Angkatan Laut Thailand melepaskan tembakan peringatan ke arah kapal pukat ikan Malaysia yang kedapatan melakukan penangkapan ilegal. Insiden yang terjadi pada Jumat (20/2/2026) itu berujung pada tenggelamnya satu kapal dan penahanan tiga awak kapal berkewarganegaraan Thailand .

Juru bicara Angkatan Laut Thailand, Laksamana Muda Parach Rattanachaiyapan, mengungkapkan bahwa insiden bermula dari laporan nelayan setempat. Sekitar delapan hingga sepuluh kapal pukat kecil Malaysia terdeteksi melakukan penangkapan ikan ilegal di perairan teritorial Thailand, tepatnya delapan mil laut dari timur Pulau Lipe, Provinsi Satun .

“Kapal patroli Angkatan Laut Thailand segera dikerahkan untuk memeriksa informasi tersebut,” ujar Parach kepada wartawan, Minggu (22/2/2026) .

Saat kapal patroli tiba di lokasi dan mengidentifikasi diri, petugas memerintahkan kapal-kapal tersebut untuk berhenti melalui pengeras suara. Sebagian besar kapal pukat langsung berusaha melarikan diri meninggalkan perairan Thailand. Namun, satu kapal justru bertindak nekat .

“Sebagian besar kapal pukat berusaha segera meninggalkan perairan Thailand, namun satu kapal bermanuver sangat dekat dengan kapal Angkatan Laut dengan indikasi jelas hendak menabrak,” jelas Parach .

Melihat situasi membahayakan personel dan peralatan, petugas terpaksa melepaskan tembakan peringatan secara proporsional untuk menghentikan kapal tersebut .

Akibat insiden tersebut, satu awak kapal mengalami luka-luka, sementara dua lainnya berhasil diamankan. Ketiga awak kapal pukat Malaysia tersebut ternyata merupakan warga negara Thailand yang bekerja berdasarkan kontrak di negara tetangga .

Setelah situasi berhasil dikendalikan, kapal pukat tersebut kemudian tenggelam .

“Setelah kejadian, petugas segera memberikan bantuan kemanusiaan,” tegas Parach. Pria yang terluka langsung mendapatkan perawatan intensif di Rumah Sakit Satun, provinsi paling selatan Thailand yang berbatasan dengan Malaysia. Sementara dua awak lainnya diserahkan kepada aparat penegak hukum setempat dan ditahan berdasarkan keputusan pengadilan .

Angkatan Laut Thailand menegaskan bahwa operasi ini dilakukan sesuai dengan hukum internasional dan prinsip proporsionalitas dalam penegakan hukum yang diakui secara global.

“Saya tegaskan bahwa operasi ini dilaksanakan sesuai dengan hukum internasional dan prinsip proporsionalitas dalam penegakan hukum. Tujuannya adalah untuk menjaga kedaulatan maritim dan keselamatan personel kami, dengan tetap memprioritaskan perlindungan jiwa manusia,” ucap Parach .

Pernyataan resmi Angkatan Laut Thailand juga menekankan komitmen untuk terus melakukan pengawasan dan penegakan hukum ketat di perairan Thailand guna melindungi sumber daya kelautan dan menjaga keamanan maritim nasional, serta mendorong kerja sama dengan negara tetangga untuk mengatasi penangkapan ikan ilegal secara berkelanjutan .

Insiden ini menjadi pengingat akan tingginya potensi gesekan di kawasan perbatasan akibat praktik penangkapan ikan ilegal yang masih kerap terjadi.

(*)

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita terkait

AS dan Iran Sepakat Gencatan Senjata 14 Hari, Pakistan Jadi Mediator, Selat Hormuz Dibuka

Washington/Teheran, KomentarNews – Amerika Serikat dan Iran menyetujui gencatan senjata...

Puluhan Ribu Umat Kristen Se Nusantara Hadiri Paskah Nasional di Sulut

Sulut, KOMENTAR-NEWS.COM - Diluar dugaan, puluhan ribu umat kristen...

Prabowo Panggil Airlangga, Purbaya, hingga Dony Oskaria ke Istana, Bahas Evaluasi Ekonomi?

Jakarta, Komentarnews – Presiden Prabowo Subianto memanggil sejumlah menteri dan...

Intel Resmi Bergabung dengan Proyek Mega Chip AI Terafab Milik Elon Musk

Washington, Komentarnews – Intel pada Selasa (7/4/2026) mengumumkan akan bergabung...

Iran Tolak Gencatan Senjata, Tegaskan Butuh Akhir Permanen Perang dalam Respon ke Pakistan

Teheran, KomentarNews – Iran secara resmi menolak proposal gencatan senjata...

Tag # Terpopuler

Iklan

DiJual : Rumah di mountain view residen blok c1 no 9 paniki bawah kota manado - Asri, lokasi strategis dekat bandara, dekat pusat bisnis -Nego langsung dengan pemilik - tanpa perantara - SHM - Luas bangunan 125m2, luas tanah 330 m2, 4 kamar, 2 kamar mandi, ruang tamu, ruang keluarga, air perumahan, listrik 5500 watt, carport, security 24/7 - yang berminat bisa menghubungi: wa: 0811439028 atau email: advertisement@komentar-news.com