Monday, February 23, 2026

Iran-AS Dikabarkan Sepakat Gelar Perundingan Rahasia Lagi pada Maret, Kesepakatan Sementara Mengemuka

Share

Moskow, Komentarnews – Sebuah kabar mengejutkan datang dari Timur Tengah. Iran dan Amerika Serikat dikabarkan akan kembali menggelar perundingan tidak langsung pada awal Maret mendatang, dengan peluang tercapainya kesepakatan sementara terkait program nuklir Teheran.

Demikian laporan Reuters pada Minggu (22/2/2026) yang mengutip seorang pejabat senior Iran yang enggan disebutkan namanya.

Menurut sumber tersebut, kedua negara masih memiliki perbedaan pandangan yang tajam mengenai cakupan dan mekanisme pencabutan sanksi AS sebagai imbalan atas pembatasan program nuklir Iran.

Namun, titik terang mulai terlihat. Teheran dilaporkan dapat mempertimbangkan langkah-langkah konkret seperti:

  • Mengekspor sebagian cadangan uranium yang sangat diperkaya.

  • Mengurangi tingkat kemurnian uranium.

  • Membentuk konsorsium pengayaan uranium regional.

Kendati demikian, pejabat Iran menegaskan bahwa semua langkah tersebut hanya akan terwujud jika hak Iran untuk melakukan pengayaan secara damai diakui secara resmi.

Selain itu, Iran menegaskan tidak akan melepaskan kendali atas sumber daya minyak dan mineralnya. Sebagai kompromi, Teheran mungkin membuka akses bagi kontraktor AS ke ladang minyak dan gasnya, namun tanpa menyerahkan kepemilikan.

Kabar ini muncul setelah putaran kedua perundingan nuklir yang dimediasi Oman antara AS dan Iran berlangsung di Jenewa pada 17 Februari lalu.

Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, saat itu mengindikasikan adanya kemajuan. Ia menyatakan bahwa kedua negara akan menyusun teks yang dapat menjadi dasar bagi kemungkinan kesepakatan di masa depan.

Dengan jadwal baru pada Maret mendatang, dunia kini menanti apakah ketegangan puluhan tahun antara dua musuh bebuyutan ini akan menemukan babak baru.

Sumber: Sputnik/RIA Novosti

(*)

Baca Juga:

Share

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Terkait

Trending
Recommended
Latest

AnotherNews

SULUTNews