Thursday, February 26, 2026

Perlahan Namun Pasti, Duet Kepemimpinan ‘TUARI’ Mulai Berbenah

Sangihe, KOMENTAR NEWS Kepemimpinan Bupati Michael Thungari dan Wakil Bupati Tendris Bulahari atau yang akrab disapa ‘TUARI’, mulai menunjukkan tren positif.

Diketahui, di awal meneruskan tongkat estafet dari pemerintahan sebelumnya, Kabupaten Sangihe, sedang dilanda masalah ekonomi yang cukup serius akibat dari badai COVID 19.

Namun demikian, di bawah kepemimpinan TUARI, amukan badai tersebut bisa diatasi meski masih belum sepenuhnya redah. Yang masih tersisa kini adalah angka kemiskinan, walaupun jika dilihat dari grafik pertumbuhan ekonomi tahun 2025, angkanya juga telah memperlihatkan grafik  penurunan.

Bahkan, pada tabel pertumbuhan ekonomi menunjukkan adanya peningkatan kualitas hidup dan pemerataan hasil pembangunan, yang mana itu menandakan adanya pertumbuhan tersebut bersifat inklusif.

Akan hal ini, Bupati Thungari mengatakan bahwa secara lebih rinci, fenomena ini telah menunjukkan beberapa poin penting di antaranya: Keberhasilan Pembangunan Ekonomi, Peningkatan Daya Beli, Perluasan Lapangan Kerja serta Konektivitas Makro dan Mikro.

“Pertumbuhan ekonomi yang tinggi tidak hanya sekadar meningkatkan angka PDB, tetapi juga berhasil ditranslasikan menjadi kesejahteraan yang nyata bagi masyarakat terbawah. Dan, menurunnya tingkat kemiskinan seringkali beriringan dengan meningkatnya konsumsi rumah tangga dan daya beli masyarakat. Dan kondisi itulah yang bisa kita lihat saat ini,” kata Thungari diaminkan Bulahari, Rabu (25/2/2026).

Sementara, sehubungan dengan perluasan lapangan kerja, sambung dia, dengan adanya aktivitas ekonomi produktif yang menyerap tenaga kerja, maka itu akan mengurangi jumlah pengangguran.

“Sedangkan soal konektivitas makro dan mikro, kita boleh lihat di mana kondisi perekonomian daerah maupun nasional saat ini sedang dalam tren positif, karena didorong oleh pemulihan aktivitas ekonomi,” sebutnya.

“Dengan kata lain pula, penurunan angka kemiskinan seiring dengan peningkatan PDB menunjukkan korelasi negatif antara kedua variabel tersebut. Di mana ketika ekonomi tumbuh, kemiskinan turun,” sambungnya sembari menyebutkan jika angka pertumbuhan ekonomi Kabupaten Sangihe masih menyumbang surplus terhadap provinsi Sulawesi Utara.

“Kestabilan pemerintahan, kondisi yang kondusif membuat swasta tumbuh perlahan seiring meningkatnya harga hasil bumi juga sektor tambang rakyat yang tidak bisa dipungkiri menjadi penyokong pertumbuhan ekonomi di bagian selatan Sangihe,” urainya.

Untuk diketahui, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Kepulauan Sangihe, pertumbuhan ekonomi (PDRB) Kabupaten Kepulauan Sangihe pada triwulan I 2025 tercatat tumbuh sebesar 5,23% secara year-on-year (y-on-y) dibandingkan periode yang sama tahun 2024.

Meskipun demikian, terjadi koreksi sebesar -7,39% secara quarter-to-quarter (q-to-q) akibat berakhirnya momen Natal dan Tahun Baru. (VM)

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita terkait

Satu Tahun Kepemimpinan, Bupati dan Wabup Sangihe Resmikan GOR Membara

Sangihe, KOMENTAR NEWS Genap 1 tahun kepemimpinan Bupati Michael Thungari...