Wednesday, March 25, 2026

Presiden Jerman Kecam Keras Serangan AS-Israel ke Iran: Pelanggaran Hukum Internasional dan Kesalahan Fatal

Berlin, KomentarNews – Presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier melontarkan kritik keras terhadap serangan militer Amerika Serikat dan Israel ke Iran. Ia menyebut langkah tersebut sebagai pelanggaran hukum internasional sekaligus kesalahan politik yang fatal.

Pernyataan itu disampaikan Steinmeier pada Selasa (24/3/2026) dalam acara peringatan 75 tahun pembentukan kembali Kementerian Luar Negeri Jerman. Dalam pidatonya, ia menilai konflik tersebut sebenarnya bisa dihindari dan perang tidak diperlukan, apalagi jika tujuannya hanya untuk mencegah Iran mengembangkan senjata nuklir.

Steinmeier menegaskan bahwa hukum internasional harus tetap menjadi dasar dalam hubungan global, termasuk bagi Jerman dan negara-negara Eropa. Tanpa aturan yang jelas, dunia—terutama Eropa—bisa kehilangan arah.

“Perang ini adalah pelanggaran terhadap tatanan internasional yang telah kita bangun bersama selama puluhan tahun,” ujar Steinmeier dalam pidatonya, seperti dikutip oleh kantor berita Reuters.

Ia juga mengingatkan bahwa Uni Eropa dibangun di atas prinsip hukum dan keteraturan, sehingga pelanggaran seperti ini berpotensi menggoyahkan fondasi tersebut.

Di sisi lain, Steinmeier menyoroti adanya keretakan dalam hubungan transatlantik sejak dimulainya masa jabatan kedua Presiden AS Donald Trump. Kondisi ini dinilai memicu kebutuhan bagi Eropa untuk lebih mandiri.

Ia pun mendorong Jerman dan negara-negara Eropa lainnya untuk mulai mengurangi ketergantungan terhadap pihak luar, terutama dalam sektor keamanan dan teknologi.

“Mewujudkan kedaulatan Eropa di bidang pertahanan dan teknologi adalah sebuah proyek yang akan memakan waktu beberapa generasi untuk diselesaikan,” ujar Steinmeier.

Meski membutuhkan waktu panjang, ia menegaskan bahwa tantangan besar ini tidak boleh lagi dijadikan alasan untuk menunda langkah konkret.

Kritik Steinmeier menjadi salah satu pernyataan paling keras dari pemimpin Eropa terhadap kebijakan AS-Israel di Timur Tengah. Serangan gabungan yang diluncurkan AS dan Israel terhadap Iran pada 28 Februari lalu telah memicu eskalasi konflik berkepanjangan di kawasan tersebut.

Pernyataan Presiden Jerman ini juga mempertegas perbedaan pendapat yang semakin lebar antara sekutu tradisional di Eropa dengan pemerintahan Trump terkait pendekatan terhadap Iran.

(*Reuters/ *Deutsche Welle/ *AFP/ *Der Spiegel)

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita terkait

Hakim AS Ragukan Daftar Hitam Pentagon ke Anthropic: “Terlihat Seperti Upaya Melumpuhkan Perusahaan AI”

California, KomentarNews – Seorang hakim federal AS sedang mempertimbangkan upaya...

Israel Bombardir Teheran, Trump Klaim Negosiasi Damai, Iran: “AS Sedang Bernegosiasi dengan Dirinya Sendiri”

Teheran, Komentarnews – Israel melancarkan serangan udara ke Teheran dan...

Rudal Iran Hantam Tel Aviv, Ledakan Kuat dan Kepanikan Warga, Israel Tingkatkan Kesiapsiagaan

Tel Aviv, KomentarNews – Sebuah rudal yang ditembakkan dari Iran...

Iran Tegaskan Tak Akan Pernah Berunding dengan AS: “Kata Pertama dan Terakhir Kami”

Teheran, KomentarNews – Iran kembali menegaskan penolakannya terhadap segala bentuk...

Tragedi Bandara LaGuardia, Pesawat Air Canada Tabrak Mobil Damkar: Pilot dan Kopilot Tewas

New York, Komentarnews – Sebuah pesawat penumpang Air Canada menabrak...

Tag # Terpopuler