Thursday, April 23, 2026

Presiden Jerman Kecam Keras Serangan AS-Israel ke Iran: Pelanggaran Hukum Internasional dan Kesalahan Fatal

Berlin, KomentarNews – Presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier melontarkan kritik keras terhadap serangan militer Amerika Serikat dan Israel ke Iran. Ia menyebut langkah tersebut sebagai pelanggaran hukum internasional sekaligus kesalahan politik yang fatal.

Pernyataan itu disampaikan Steinmeier pada Selasa (24/3/2026) dalam acara peringatan 75 tahun pembentukan kembali Kementerian Luar Negeri Jerman. Dalam pidatonya, ia menilai konflik tersebut sebenarnya bisa dihindari dan perang tidak diperlukan, apalagi jika tujuannya hanya untuk mencegah Iran mengembangkan senjata nuklir.

Steinmeier menegaskan bahwa hukum internasional harus tetap menjadi dasar dalam hubungan global, termasuk bagi Jerman dan negara-negara Eropa. Tanpa aturan yang jelas, dunia—terutama Eropa—bisa kehilangan arah.

“Perang ini adalah pelanggaran terhadap tatanan internasional yang telah kita bangun bersama selama puluhan tahun,” ujar Steinmeier dalam pidatonya, seperti dikutip oleh kantor berita Reuters.

Ia juga mengingatkan bahwa Uni Eropa dibangun di atas prinsip hukum dan keteraturan, sehingga pelanggaran seperti ini berpotensi menggoyahkan fondasi tersebut.

Di sisi lain, Steinmeier menyoroti adanya keretakan dalam hubungan transatlantik sejak dimulainya masa jabatan kedua Presiden AS Donald Trump. Kondisi ini dinilai memicu kebutuhan bagi Eropa untuk lebih mandiri.

Ia pun mendorong Jerman dan negara-negara Eropa lainnya untuk mulai mengurangi ketergantungan terhadap pihak luar, terutama dalam sektor keamanan dan teknologi.

“Mewujudkan kedaulatan Eropa di bidang pertahanan dan teknologi adalah sebuah proyek yang akan memakan waktu beberapa generasi untuk diselesaikan,” ujar Steinmeier.

Meski membutuhkan waktu panjang, ia menegaskan bahwa tantangan besar ini tidak boleh lagi dijadikan alasan untuk menunda langkah konkret.

Kritik Steinmeier menjadi salah satu pernyataan paling keras dari pemimpin Eropa terhadap kebijakan AS-Israel di Timur Tengah. Serangan gabungan yang diluncurkan AS dan Israel terhadap Iran pada 28 Februari lalu telah memicu eskalasi konflik berkepanjangan di kawasan tersebut.

Pernyataan Presiden Jerman ini juga mempertegas perbedaan pendapat yang semakin lebar antara sekutu tradisional di Eropa dengan pemerintahan Trump terkait pendekatan terhadap Iran.

(*Reuters/ *Deutsche Welle/ *AFP/ *Der Spiegel)

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita terkait

Merck Gelontorkan Rp16 Triliun, Gandeng Google Cloud Percepat Riset Obat Lewat AI

Rahway, KomentarNews – Perusahaan farmasi raksasa Merck & Co mengumumkan kemitraan strategis...

AS Pinjam Teknologi Anti-Drone Ukraina di Timur Tengah, Lebih Murah dan Andal Lawan Shahed Iran

Washington D.C. Komentarnews – Militer Amerika Serikat mulai memanfaatkan teknologi...

OpenAI “Kuras” Rp240 Triliun Lewat Kemitraan dengan PE, Siap Monopoli Pasar AI Perusahaan

San Francisco, KomentarNews – Di tengah persaingan sengit di industri...

Inggris dan Prancis Panggil 20 Negara di Northwood, Rencanakan Misi Militer Bersama Buka Selat Hormuz

London, KomentarNews – Inggris dan Prancis akan mengadakan pertemuan para...

John Ternus Resmi Pimpin Apple 1 September, Hadapi Misi Besar: Selamatkan Siri & Balas Gempuran AI Google

Cupertino, KomentarNews – Apple resmi mengumumkan era kepemimpinan barunya. John Ternus,...
Advertisementspot_img

Tag # Terpopuler

Iklan

DiJual : Rumah di mountain view residen blok c1 no 9 paniki bawah kota manado - Asri, lokasi strategis dekat bandara, dekat pusat bisnis -Nego langsung dengan pemilik - tanpa perantara - SHM - Luas bangunan 125m2, luas tanah 330 m2, 4 kamar, 2 kamar mandi, ruang tamu, ruang keluarga, air perumahan, listrik 5500 watt, carport, security 24/7 - yang berminat bisa menghubungi: wa: 0811439028 atau email: advertisement@komentar-news.com