Manado, KomentarNews – Persaingan di dunia ponsel pintar kian memanas. Tiga raksasa teknologi asal China, yakni Xiaomi, Oppo, dan Vivo, dikabarkan tengah bersiap meluncurkan ponsel unggulan mereka dengan teknologi Privacy Display berbasis layar Amoled, menyamai keunggulan yang dimiliki oleh Samsung Galaxy S26 Ultra .
GSM Arena pada Senin (23/2/2026) melaporkan bahwa para produsen ponsel pintar asal China tersebut telah mulai menguji teknologi layar privasi tingkat perangkat keras. Fitur canggih ini memungkinkan layar hanya bisa dilihat secara jelas oleh pengguna dari sudut tertentu, sehingga konten sensitif tidak mudah terbaca oleh orang di sekitar .
Jadwal Rilis: September-Oktober 2026
Informan yang dekat dengan perusahaan-perusahaan tersebut mengungkapkan bahwa fitur Privacy Display kemungkinan besar akan hadir di ponsel pintar unggulan yang diluncurkan sekitar bulan September tahun ini .
Rumor yang beredar menunjukkan bahwa seri Xiaomi 18 bakal diluncurkan pada sekitar September 2026. Sementara itu, Vivo X500 dan Oppo Find X10 diramalkan akan meluncur satu bulan setelahnya, yakni Oktober 2026 .
Tak ketinggalan, merek saudara seperti OnePlus dan Realme juga dikabarkan akan meluncurkan perangkat unggulan mereka di waktu yang sama. Meski demikian, masih harus dilihat lebih jauh model mana saja yang akan mengadopsi teknologi layar baru tersebut .
Teknologi Privacy Display: Layar yang Hanya Bisa Dilihat Pengguna
Privacy Display adalah teknologi yang memungkinkan layar ponsel mengurangi sudut pandang secara otomatis atau manual. Dengan fitur ini, konten di layar hanya akan terlihat jelas jika dilihat dari depan, sementara dari samping akan tampak gelap atau buram. Teknologi ini sangat berguna untuk menjaga kerahasiaan data saat pengguna berada di tempat umum, seperti di kereta atau kafe .
Samsung telah lebih dulu menerapkan teknologi serupa di Galaxy S26 Ultra dengan fitur “Privacy Mode” berbasis perangkat keras. Kini, vendor-vendor China siap memberikan perlawanan dengan teknologi setara di lini flagship mereka .
Dengan kehadiran teknologi ini, persaingan di pasar ponsel premium diprediksi akan semakin sengit, dan konsumen akan diuntungkan dengan semakin banyaknya pilihan perangkat berteknologi tinggi.
(*)
