Saturday, March 7, 2026

Susy Susanti Apresiasi Layanan Pengaduan Kemenpora: Bentuk Keberpihakan pada Keselamatan Atlet

Jakarta, KomentarNews – Peraih emas bulu tangkis Olimpiade Barcelona 1992, Susy Susanti, menilai layanan pengaduan bagi atlet yang disediakan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) merupakan bentuk keberpihakan terhadap keselamatan atlet. Menurutnya, respons cepat dan keseriusan pemerintah sangat penting agar korban mendapatkan keadilan dan kasus serupa tidak terulang kembali.

“Respons cepat dan keseriusan pemerintah sangat penting agar korban mendapatkan keadilan dan agar kasus serupa tidak kembali terjadi,” kata Susy Susanti dalam keterangan resmi Kemenpora di Jakarta, Jumat (6/3/2026).

Pernyataan tersebut disampaikan Susy menyusul hadirnya layanan pengaduan untuk atlet yang disediakan Kemenpora melalui laman: pengaduan.atlet@kemenpora.go.id. Layanan ini hadir sebagai respons atas kasus dugaan pelecehan seksual dan kekerasan fisik terhadap atlet panjat tebing yang diduga dilakukan oleh pelatih kepala mereka.

Susy menyampaikan rasa prihatin yang mendalam atas munculnya kasus tersebut. Menurutnya, tindakan kekerasan seharusnya tidak boleh terjadi, apalagi di lingkungan pemusatan latihan nasional (pelatnas) yang seharusnya menjadi tempat aman bagi atlet untuk berkembang.

Sebagai mantan atlet yang berjuang mengharumkan nama Indonesia di berbagai ajang internasional, Susy memahami bahwa setiap atlet mendedikasikan hidupnya dengan melewati hari-hari di pelatnas untuk menjalani program latihan intensif demi satu tujuan: mempersembahkan gelar juara untuk Indonesia.

Oleh sebab itu, ia menegaskan bahwa lingkungan pelatnas yang kondusif, menjamin keamanan dan keselamatan atlet, serta memberikan ruang untuk berkembang merupakan hal mutlak yang harus diciptakan.

“Atlet adalah aset bangsa yang harus dijaga, dilindungi, dan diberikan ruang aman untuk berkreasi dan berkembang. Mereka berlatih keras demi mempersembahkan gelar untuk Indonesia, bahkan mengangkat nama bangsa di kancah internasional. Jadi sangat menyedihkan jika pengabdian mereka ternoda oleh kekerasan,” katanya.

Susy juga mendukung penuh agar kasus dugaan kekerasan terhadap atlet panjat tebing dapat diusut secara tuntas. Ia mengapresiasi gerak cepat Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir yang memberikan dukungan kepada atlet korban untuk melanjutkan kasus ini ke jalur hukum.

Sebagai upaya mitigasi, Susy menilai langkah Kemenpora menghadirkan saluran pengaduan bagi korban yang pernah atau sedang menjadi korban kekerasan seksual sangat tepat untuk melindungi atlet ke depannya.

“Langkah kementerian menghadirkan saluran pengaduan bagi korban yang pernah atau sedang menjadi korban kekerasan seksual juga sangat tepat untuk melindungi atlet,” ujarnya.

Di akhir pernyataannya, Susy berharap semua pihak yang berkecimpung dalam dunia olahraga memiliki integritas untuk menjaga kondusivitas dan keamanan para atlet. Ia mengingatkan bahwa setiap atlet membutuhkan bimbingan dan dukungan dari ekosistem yang mengelilinginya, baik di pelatnas maupun saat mengikuti kejuaraan di luar negeri.

“Setiap atlet membutuhkan bimbingan dan dukungan dari ekosistem yang mengelilinginya dalam pelatnas, ataupun saat mengikuti kejuaraan di suatu negara,” pungkas legenda bulu tangkis Indonesia tersebut.

(*Kemenpora/ *Ant/ Kompas)

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita terkait

Gebrakan di All England! Fajar/Fikri Libas Ong/Teo, Tantang “Si Pembunuh Senior” Raymond/Joaquin di Babak Kedua

Birmingham, Komentarnews – Pekan perdana All England 2026 menyajikan drama...

Resmi! BWF Umumkan Daftar Peserta Thomas & Uber Cup 2026: Indonesia Lolos, Siapa Unggulannya?

Jakarta, KOMENTARNEWS – Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) secara resmi...

Tag # Terpopuler