Sunday, August 2, 2026

Uni Eropa Tolak Kirim Kapal ke Selat Hormuz, Tegaskan Konflik Iran Bukan Perang Eropa

Brussels, KomentarNews – Negara-negara Uni Eropa hingga saat ini belum bersiap untuk mengerahkan kapal perang guna menjaga keamanan Selat Hormuz yang tengah dilanda ketegangan akibat konflik antara Amerika Serikat-Israel dengan Iran. Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa Kaja Kallas menegaskan bahwa konflik di kawasan tersebut bukanlah perang Eropa.

Dalam konferensi pers setelah memimpin pertemuan para menteri luar negeri Uni Eropa di Brussels, Senin (16/3/2026), Kallas mengungkapkan bahwa pembahasan mengenai perluasan mandat operasi angkatan laut Eropa tidak mendapatkan dukungan.

“Dalam situasi di kawasan ini, kami memiliki operasi ASPIDES di Laut Merah. Pembahasannya adalah bahwa operasi tersebut perlu diperkuat karena tidak memiliki banyak aset angkatan laut. Seharusnya ditambah,” ujar Kallas.

Namun, ia menegaskan bahwa usulan untuk memperluas cakupan misi hingga ke Selat Hormuz kandas.

“Namun keputusan apakah mandat ini akan diperluas untuk mencakup Selat Hormuz hingga ke utara dari garis Muscat, tidak mendapat dukungan dari negara-negara anggota. Tidak ada yang ingin terlibat aktif dalam perang ini, dan semua pihak khawatir mengenai bagaimana hasil akhirnya,” tegas Kallas .

Sikap hati-hati Eropa ini kontras dengan seruan lantang dari Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Sejak akhir pekan lalu, Trump menyerukan negara-negara pengimpor minyak yang jalurnya melalui Selat Hormuz untuk ikut bertanggung jawab menjaga keamanan selat strategis tersebut.

“Negara-negara di dunia yang memperoleh minyak melalui Selat Hormuz harus menjaga jalur tersebut dan kami akan membantu, banyak!” tulis Trump di akun media sosial Truth Social .

Ia juga menekankan bahwa Washington akan berkoordinasi dengan negara-negara terkait agar semua upaya berjalan cepat, lancar, dan baik. Pernyataan ini muncul di tengah kekhawatiran global bahwa gangguan di Selat Hormuz dapat memicu lonjakan harga minyak dan mengganggu pasokan energi dunia.

Selat Hormuz merupakan jalur vital yang dilalui sekitar seperlima konsumsi minyak dunia. Konflik yang meluas sejak AS-Israel melancarkan serangan ke Iran pada 28 Februari lalu telah menyebabkan gangguan signifikan pada lalu lintas pelayaran di selat tersebut.

(*Reuters/ *AFP/ *Anadolu)

Komentar :

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

Advertisement

DiJual : Rumah di mountain view residen blok c1 no 9 paniki bawah kota manado - Asri, lokasi strategis dekat bandara, dekat pusat bisnis -Nego langsung dengan pemilik - tanpa perantara - SHM - Luas bangunan 125m2, luas tanah 330 m2, 4 kamar, 2 kamar mandi, ruang tamu, ruang keluarga, air perumahan, listrik 5500 watt, carport, security 24/7 - yang berminat bisa menghubungi: wa: 0811439028 atau email: advertisement@komentar-news.com

More like this

PLT SEKRETARIS DPRD MINAHASA RESMI TERSANGKA! DUGAAN KORUPSI PROYEK...

TONDANO – Kejaksaan Negeri Minahasa resmi menetapkan dua orang tersangka dalam dugaan korupsi proyek pemeliharaan dan rehabilitasi...

“JANJI MANIS TAK CUKUP!” SERIKAT PEKERJA PLN BAKAL BAWA...

MANADO – Suara tegas Serikat Pekerja DPD PT PLN UID Suluttenggo mengguncang kompleks perkantoran setempat. Ratusan pekerja...

Trump Umumkan Blokade Iran di Selat Hormuz dan Pungutan...

Washington DC, Komentarnews – Konfrontasi antara Amerika Serikat dan Iran memasuki babak baru yang lebih berbahaya. Presiden...

More

Recomended