Belang, Minahasa Tenggara, KomentarNews – Sebuah prosesi pernikahan yang seharusnya menjadi momen sakral penuh kebahagiaan berubah menjadi tragedi memilukan di Kecamatan Belang, Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra), Sulawesi Utara.
Seorang pengantin pria dilaporkan kabur meninggalkan istrinya yang baru saja sah dinikahi. Kejadian nahas ini diperkirakan terjadi pada Kamis (21/5/2026) di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Belang dan videonya kini viral di media sosial, menuai simpati publik serta kecaman warganet .
Berdasarkan video dan informasi yang beredar, awal prosesi akad nikah berjalan normal dan khidmat. Pengantin pria terlihat menjalani prosesi ijab kabul di hadapan penghulu dan para saksi hingga dinyatakan sah oleh para hadirin .
Setelah resmi menjadi pasangan suami-istri, kedua mempelai mengikuti prosesi simbolis, seperti mencium kening dan sesi foto bersama. Namun, setelah sesi foto usai dan acara dilanjutkan dengan doa bersama untuk keberkahan rumah tangga, keanehan mulai terjadi .
“Belum sempat doa selesai dibacakan, pengantin pria tersebut tiba-tiba bangun dari duduknya dan bergegas keluar dari rumah tempat berlangsungnya akad nikah,” tulis laporan yang dihimpun dari berbagai sumber .
Aksi tak terduga ini membuat seluruh tamu undangan dan kerabat yang hadir sontak syok dan kebingungan. Dalam rekaman video yang viral, suara perekam terdengar meluapkan kekecewaan dan menyebut tindakan pria tersebut sebagai perilaku yang sangat tidak sopan .
Potongan video lainnya yang beredar memperlihatkan suasana yang berubah menjadi sangat emosional. Pengantin wanita yang masih mengenakan busana pernikahan lengkap tidak mampu menahan syok dan rasa malunya. Ia berteriak histeris, menangis sejadi-jadinya di hadapan keluarga yang berusaha menenangkannya .
Keluarga mempelai wanita disebut sebagai pihak yang paling terpukul. Mereka telah mempersiapkan seluruh rangkaian acara dan mengundang keluarga besar untuk menyaksikan momen bahagia tersebut . “Apa yang salah? Ini sangat memalukan. Saya ditinggalkan di pelaminan,” keluh sang mempelai wanita dalam isak tangis yang terekam dalam unggahan media sosial.
Menyikapi kejadian viral ini, Kasat Reskrim Polres Mitra, AKP Lutfi Arinugraga Pratama, akhirnya angkat bicara.
“Sampai sekarang belum ada laporan yang masuk ke kami terkait kejadian ini,” ujar AKP Lutfi saat dikonfirmasi tim Tribun Manado, Selasa (26/5/2026) .
Meski belum ada laporan resmi, AKP Lutfi menegaskan bahwa peristiwa ini mengandung unsur pidana.
“Bisa dilaporkan, karena ada unsur pidananya. Itu bisa masuk penipuan,” tegas perwira tiga balok ini kepada wartawan .
Ia meminta agar keluarga korban segera melaporkan kejadian ini ke kantor polisi terdekat.
“Kalau sudah dilaporkan pasti akan kami tindaklanjuti,” imbuhnya .
Hingga saat ini, alasan pasti di balik kaburnya pengantin pria tersebut belum diketahui secara resmi. Netizen berspekulasi mulai dari indikasi paksaan dari pihak keluarga, adanya hubungan gelap, hingga penipuan berkedok pernikahan .
Kasus ini menjadi sorotan luas di Sulawesi Utara dan menjadi pengingat pahit akan pentingnya kesiapan mental serta tanggung jawab dalam sebuah ikatan pernikahan.
(tribunmanado/hops.id/suara.com)





