Saturday, March 14, 2026

Dubes Saudi Kecam Keras Serangan Iran ke Negara Teluk, Minta Indonesia Ambil Sikap Jelas

Jakarta, KomentarNews – Duta Besar Kerajaan Arab Saudi untuk Republik Indonesia, Faisal bin Abdullah Al-Amodi, menegaskan bahwa negaranya mengecam serangan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran, namun juga mengecam serangan balasan Teheran yang mengenai Arab Saudi dan negara-negara Arab di Teluk (GCC). Ia pun meminta Indonesia untuk mengambil sikap yang lebih jelas atas eskalasi yang mengancam stabilitas kawasan ini.

“Kita tahu bahwa pertama serangan itu dilakukan oleh Amerika dan Israel terhadap Iran. Dalam poin ini atau dalam kesempatan ini, pemerintah negara-negara Teluk secara umum, yaitu enam negara, mengecam tindakan yang dilakukan oleh Israel,” kata Dubes Faisal kepada media di Jakarta, Jumat (13/3/2026) malam.

Pernyataan tegas tersebut disampaikan Dubes Faisal di sela-sela acara Buka Puasa Bersama di Kediaman Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia di Jakarta. Acara tersebut juga dihadiri oleh perwakilan dari negara-negara Teluk lainnya, termasuk Qatar, Bahrain, dan Kuwait.

Dubes Faisal menyatakan bahwa sejak awal perang, Pemerintah Kerajaan Saudi dan negara-negara Teluk telah menegaskan kepada Iran bahwa wilayah mereka tidak akan dijadikan tempat untuk melancarkan serangan. Namun demikian, Iran tetap melakukan serangan balasan yang berdampak pada sejumlah fasilitas publik dan fasilitas politik penting di negara-negara Teluk, termasuk Saudi.

Serangan tersebut, lanjut Dubes Faisal, dinilai bertolak belakang dengan prinsip bertetangga baik serta bertentangan dengan hukum internasional dan prinsip-prinsip yang dianut masyarakat global.

Ia pun menyayangkan serangan yang dilakukan di bulan suci Ramadan. “Dubes Faisal menyampaikan pernyataan tersebut usai acara Buka Puasa Bersama… Dia pun percaya masyarakat Indonesia juga sepakat bahwa tidak sepatutnya Iran menyerang saudaranya, sesama negara muslim, apalagi serangan itu dilakukan pada bulan suci Ramadhan ini,” tulis pernyataan yang dikutip dari keterangan resmi.

Dalam upaya meredakan ketegangan akibat perang yang berdampak terhadap negara-negara Teluk, Arab Saudi memilih untuk menahan diri dan tidak melakukan serangan balasan terhadap Iran.

“Sikap kami jelas, kami tidak melakukan (serangan balasan) itu. Kami menanggapi dengan keadaan sikap yang tenang, tidak berpihak untuk melakukan serangan balik kepada Iran,” jelasnya.

Faisal menggarisbawahi bahwa stabilitas negara-negara Teluk tidak hanya penting bagi kawasan, tetapi juga berkaitan erat dengan stabilitas internasional, baik di bidang energi maupun pangan. Ketidakstabilan di kawasan akan sangat berdampak pada sektor-sektor tersebut di seluruh dunia.

Konflik yang terus berlanjut dinilai tidak mencerminkan upaya untuk mengakhiri perang dan memulihkan stabilitas. Oleh karena itu, Pemerintah Arab Saudi mengajak masyarakat internasional, termasuk Indonesia yang dinilai memiliki peran signifikan, untuk menunjukkan sikap dan posisi yang lebih jelas.

“Kami menyerukan atau mengajak atau meminta sikap yang lebih jelas, terutama dari Pemerintah Indonesia, bahwa serangan yang dilakukan oleh Iran terhadap negara-negara Teluk di luar jalur hukum dan di luar dari prinsip-prinsip bertetangga yang baik,” tegas Dubes Faisal.

(*ANT/ *Kemlu RI/ *Saudi Press Agency)

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita terkait

OJK Bakal Evaluasi Papan Pemantauan Khusus BEI, Transparansi Harga Saham Jadi Sorotan

Jakarta, KomentarNews – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berencana melakukan kajian...

Jepang Siap Gabung Sistem Pertahanan Rudal AS “Golden Dome”, Akan Diumumkan dalam KTT Bilateral

Tokyo, KomentarNews – Pemerintah Jepang tengah mempertimbangkan untuk bergabung dengan...

Laporan Clemson: 62 Akun Medsos Terkait IRGC Iran Terungkap, Sebar Disinformasi Anti-AS dan Israel

Jakarta, KomentarNews – Sebuah laporan terbaru dari Clemson University mengungkap...

KY Periksa Etik Ketua dan Wakil Ketua PN Depok yang Jadi Tersangka Korupsi: “Terjaring OTT Sudah Langgar Etik”

Jakarta, KomentarNews – Komisi Yudisial (KY) memeriksa dugaan pelanggaran kode...

Prabowo Bakal Temui Kaisar Jepang hingga Presiden Korsel dalam Lawatan Akhir Maret

Jakarta, KomentarNews – Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI tengah mempersiapkan...

Tag # Terpopuler