Saturday, June 6, 2026

IHSG Dibuka Melemah 0,45 Persen ke 7.560, Ketegangan AS-Iran Meningkat, Harga Minyak Kembali Menguat

Jakarta, KomentarNews – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa pagi (21/4/2026) bergerak melemah seiring meningkatnya kembali ketegangan antara Amerika Serikat (AS) dengan Iran. IHSG dibuka melemah 33,83 poin atau 0,45 persen ke posisi 7.560,28, sementara Indeks LQ45 turun 7,00 poin atau 0,93 persen ke posisi 748,85.

Kepala Riset Phintraco Sekuritas Ratna Lim mengatakan bahwa secara teknikal IHSG diperkirakan masih sideways pada kisaran level 7.500–7.700. “Namun, jika IHSG menembus level 7.500, diperkirakan berpotensi menguji level 7.450–7.480,” ujar Ratna dalam kajiannya di Jakarta, Selasa.

Dari mancanegara, ketegangan antara AS dengan Iran kembali meningkat, sehingga memudarkan harapan pembukaan kembali Selat Hormuz dalam waktu dekat dan mendorong penguatan kembali harga minyak mentah. Ketegangan meningkat setelah Presiden AS Donald Trump menyatakan pihaknya telah menembak dan menyita kapal kargo berbendera Iran di Teluk Oman. Langkah ini diambil setelah Iran menolak mengikuti putaran baru pembicaraan damai yang direncanakan AS di Pakistan.

Trump juga mengancam akan menghancurkan infrastruktur penting Iran apabila negara tersebut tidak menyetujui kesepakatan dengan AS. Sementara itu, masa gencatan senjata antara kedua negara dijadwalkan berakhir pada pekan ini.

Dari dalam negeri, data Bank Indonesia (BI) menunjukkan rasio NPL kredit properti pada Februari 2026 sebesar 3,24 persen, meningkat dibandingkan 2,99 persen pada Februari 2025. Pertumbuhan penyaluran kredit properti masih relatif tinggi, yaitu meningkat 13,7 persen (yoy), sehingga kenaikan NPL disertai dengan bertambahnya jumlah kredit yang bermasalah.

Ratna Lim memperkirakan BI belum akan menaikkan BI-Rate pada pertemuan Rapat Dewan Gubernur (22-23 April). “Kenaikan harga BBM non subsidi, meskipun Pertalite dan Pertamax tidak naik, mengurangi tekanan terhadap potensi meningkatnya beban pada APBN, meskipun terbatas. Kenaikan harga BBM non subsidi akan mengurangi beban kompensasi yang harus dikeluarkan oleh pemerintah dari APBN untuk menutup selisih harga jual ke masyarakat,” jelasnya.

Pada perdagangan Senin (20/4/2026), bursa saham Eropa kompak melemah: Euro Stoxx 50 melemah 1,28 persen, FTSE 100 melemah 0,55 persen, DAX Jerman melemah 1,15 persen, dan CAC 40 melemah 1,12 persen. Bursa AS Wall Street juga melemah: Nasdaq Composite melemah 0,31 persen, S&P 500 melemah 0,24 persen, dan Dow Jones melemah 0,01 persen.

Bursa regional Asia pagi ini bergerak variatif: Nikkei menguat 1,32 persen, Hang Seng menguat 0,06 persen, Shanghai melemah 0,33 persen, dan Straits Times menguat 0,18 persen.

(*ANT/ *Phintraco Sekuritas)

Komentar :

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

Advertisementspot_img

Advertisement

DiJual : Rumah di mountain view residen blok c1 no 9 paniki bawah kota manado - Asri, lokasi strategis dekat bandara, dekat pusat bisnis -Nego langsung dengan pemilik - tanpa perantara - SHM - Luas bangunan 125m2, luas tanah 330 m2, 4 kamar, 2 kamar mandi, ruang tamu, ruang keluarga, air perumahan, listrik 5500 watt, carport, security 24/7 - yang berminat bisa menghubungi: wa: 0811439028 atau email: advertisement@komentar-news.com

More like this

Momen Idul Adha 1447 H, PLN Tingkatkan Jam Operasi...

Morowali, KOMENTAR-NEWS. PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, dan Gorontalo (UID Suluttenggo) melalui...

YBM PLN UP3 Kotamobagu Salurkan Bantuan Gerobak Cahaya Demi...

Kotamobagu, KOMENTAR-NEWS. Masih dalam momentum penuh berkah Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, PT PLN (Persero) melalui...

Fajar Baru di Suka Damai: Jalan Tani PLN Pangkas...

Pohuwato, KOMENTAR-NEWS. Di bawah langit Kecamatan Lemito, Kabupaten Pohuwato, fajar baru saja menyingsing. Bagi para petani di...

More

Recomended