Thursday, October 1, 2026

Prabowo: “Rakyat Desa Tidak Pakai Dolar”, Dikritik Pengamat: “Bapak Dibohongi Orang-orang Bapak!”

Nganjuk, KomentarNews – Pernyataan Presiden Prabowo Subianto saat meresmikan Museum Marsinah di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026), menuai sorotan tajam dari berbagai kalangan .

Saat menanggapi kritik terkait pelemahan nilai tukar rupiah yang belakangan ini semakin mengkhawatirkan, Prabowo dengan percaya diri mengatakan bahwa rakyat di desa tidak menggunakan dolar sehingga tidak perlu khawatir berlebihan .

“Saya yakin sekarang ada yang selalu, itu apa saya nggak mengerti ya, sebentar-sebentar Indonesia akan kolaps, akan chaos, akan apa, iya kan?” ujar Prabowo dalam pidatonya.

“Rupiah begini, rupiah begini, apa, dolar begini, dolar begini. Orang, rakyat di desa enggak pakai dolar kok, iya kan?” imbuhnya .

nonton juga:LIVE: Peresmian Museum Ibu Marsinah dan Rumah Singgah, Kabupaten Nganjuk,16 Mei 2026

Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo di saat nilai tukar rupiah terhadap dolar AS sedang berada di titik terlemah sepanjang sejarah. Pada Jumat (15/5/2026) siang, rupiah sempat menyentuh level Rp17.601 per dolar AS .

Sebelumnya, pada penutupan perdagangan Selasa (12/5/2026), rupiah juga sudah berada di level terlemah yakni Rp17.529 per dolar AS .

Pernyataan Prabowo ini mendapat kritik tajam dari pengamat ekonomi, Prof. Ferry Latuhihin. Lewat video yang diunggah di akun media sosial X milik founder KedaiKOPI Hendri Satrio, Ferry menyebut pernyataan Presiden tersebut “salah besar” .

“Salah Pak, kalau dolar naik semua orang kena, Pak. Orangutan juga kena, Pak,” kata Ferry dengan nada tegas .

Prof Ferry menjelaskan bahwa pelemahan rupiah berdampak pada semua lapisan masyarakat, termasuk warga yang tinggal di pedesaan, meskipun mereka tidak pernah memegang dolar secara langsung. Kenaikan harga barang impor, bahan baku, dan komoditas akan dirasakan oleh semua kalangan .

Lebih lanjut, Prof Ferry menyebut bahwa pernyataan kontroversial tersebut mengindikasikan Presiden Prabowo tidak mendapat informasi yang benar dari orang-orang di sekitarnya.

“Bapak dibohongi orang-orang bapak,” tegas Prof Ferry .

Ia menilai seharusnya Presiden mendapat gambaran utuh tentang dampak pelemahan rupiah terhadap perekonomian nasional dan kesejahteraan rakyat.

Di sisi lain, Prabowo tetap optimis dengan kondisi Indonesia. Ia menegaskan bahwa kondisi pangan dan energi nasional saat ini berada dalam posisi yang aman, bahkan jika dibandingkan dengan negara lain .

“Pangan aman, energi aman, ya. Banyak negara panik, Indonesia masih oke. Kita banyak, banyak yang diberikan Yang Maha Kuasa,” ujar Prabowo .

(tribunjatim/antara/kompas)

Komentar :

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

Advertisementspot_img

Advertisement

DiJual : Rumah di mountain view residen blok c1 no 9 paniki bawah kota manado - Asri, lokasi strategis dekat bandara, dekat pusat bisnis -Nego langsung dengan pemilik - tanpa perantara - SHM - Luas bangunan 125m2, luas tanah 330 m2, 4 kamar, 2 kamar mandi, ruang tamu, ruang keluarga, air perumahan, listrik 5500 watt, carport, security 24/7 - yang berminat bisa menghubungi: wa: 0811439028 atau email: advertisement@komentar-news.com

Berita terkait

Sulut Siap Lampaui Bali! Apel Akbar ABPEDNAS & ASLINMAS...

NASIONAL — Gelaran megah pelantikan dan pengukuhan pengurus DPD ABPEDNAS dan DPD ASLINMAS Provinsi Bali sekaligus Apel...

Tanpa Anggaran Khusus, Dua Tradisi Sederhana di Bawaslu Ini...

JAKARTA — Budaya organisasi yang kuat tidak selalu lahir dari rapat-rapat besar atau tumpukan surat keputusan. Seringkali,...

Langkah Besar Putra Sulut! Roycke Langie Resmi Dilantik Kapolri,...

MANADO, KOMENTAR-NEWS.COM – Kabar gembira sekaligus membanggakan kembali datang dari putra terbaik kelahiran Sulawesi Utara! Komisaris Jenderal...
Advertisement

Lainnya

Rekomendasi Berita