Wednesday, July 29, 2026

Bom Bunuh 20 Warga Sipil di Kolombia, 15 Di Antaranya Wanita, Gubernur: Serangan Paling Brutal dalam Dekade

Cauca, Komentarnews – Sebuah ledakan bom dahsyat di wilayah Cauca, Kolombia barat daya, menewaskan sedikitnya 20 orang, termasuk 15 wanita, dan melukai 36 lainnya pada Sabtu (25/4/2026). Gubernur Cauca Octavio Guzman menyebut ini sebagai serangan paling brutal terhadap masyarakat sipil di wilayah tersebut dalam beberapa dekade terakhir.

“Apa yang terjadi kemarin, 25 April, merupakan serangan yang paling brutal dan keji terhadap masyarakat sipil di wilayah Cauca selama beberapa dekade terakhir,” tulis Gubernur Guzman melalui platform X, Minggu (26/4/2026) .

Peristiwa tragis terjadi ketika alat peledak yang dipasang di sebuah gorong-gorong di Jalan Raya Pan-Amerika di Cajibio, Cauca, meledak tepat saat sebuah bus pedesaan (yang dikenal dengan istilah “chiva” ) melintas. Intensitas ledakan sangat kuat, menciptakan kawah sedalam 200 meter kubik dan merusak sejumlah kendaraan di sekitarnya.

Selain korban tewas (15 wanita dan 5 laki-laki), Gubernur melaporkan 36 orang mengalami luka-luka. Tiga orang di antaranya masih dalam perawatan intensif, sementara lima anak-anak yang terluka dilaporkan kondisinya mulai berangsur membaik .

Presiden Kolombia Gustavo Petro langsung mengarahkan kecurigaan kepada Ivan Mordisco, pemimpin faksi EMC (Estado Mayor Central) dari kelompok pemberontak FARC (Pasukan Revolusioner Kolombia – Tentara Rakyat). Faksi EMC dikenal sebagai salah satu kelompok pecahan FARC yang menolak perjanjian damai 2016 dan masih aktif melakukan serangan serta kegiatan ilegal di beberapa wilayah Kolombia.

“Mereka menyerang masyarakat sipil dengan keganasan yang tidak bisa ditoleransi. Ini adalah kejahatan terhadap kemanusiaan,” tegas Presiden Petro dalam pernyataan resmi.

Atas tragedi ini, Pemerintah daerah menetapkan masa berkabung selama tiga hari. Sebuah upacara peringatan bagi para korban juga akan diadakan dalam beberapa hari mendatang. Gubernur Guzman memastikan bahwa otoritas setempat sedang bekerja keras untuk menyediakan jaminan keamanan, pendampingan, bantuan kemanusiaan, serta bantuan psikososial komprehensif bagi keluarga korban .

“Konsorsium terus bekerja untuk memulihkan jalan terdampak,” tambah Guzman terkait perbaikan infrastruktur, seraya menegaskan bahwa keamanan warga sipil adalah prioritas utama.

(FP, Reuters, El Tiempo, CNN Español)

Komentar :

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

Advertisement

DiJual : Rumah di mountain view residen blok c1 no 9 paniki bawah kota manado - Asri, lokasi strategis dekat bandara, dekat pusat bisnis -Nego langsung dengan pemilik - tanpa perantara - SHM - Luas bangunan 125m2, luas tanah 330 m2, 4 kamar, 2 kamar mandi, ruang tamu, ruang keluarga, air perumahan, listrik 5500 watt, carport, security 24/7 - yang berminat bisa menghubungi: wa: 0811439028 atau email: advertisement@komentar-news.com

More like this

PLT SEKRETARIS DPRD MINAHASA RESMI TERSANGKA! DUGAAN KORUPSI PROYEK...

TONDANO – Kejaksaan Negeri Minahasa resmi menetapkan dua orang tersangka dalam dugaan korupsi proyek pemeliharaan dan rehabilitasi...

“JANJI MANIS TAK CUKUP!” SERIKAT PEKERJA PLN BAKAL BAWA...

MANADO – Suara tegas Serikat Pekerja DPD PT PLN UID Suluttenggo mengguncang kompleks perkantoran setempat. Ratusan pekerja...

Trump Umumkan Blokade Iran di Selat Hormuz dan Pungutan...

Washington DC, Komentarnews – Konfrontasi antara Amerika Serikat dan Iran memasuki babak baru yang lebih berbahaya. Presiden...

More

Recomended