Jakarta, KomentarNews – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada perdagangan Selasa pagi (31/3/2026) dibuka di zona hijau. IHSG tercatat menguat 31,32 poin atau 0,44 persen ke posisi 7.122,99, sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 3,16 poin atau 0,44 persen ke posisi 720,65.
Pengamat pasar modal Elandry Pratama menilai penguatan IHSG pada pembukaan perdagangan ini dipengaruhi oleh sentimen positif dari negosiasi damai antara Amerika Serikat dan Iran yang mulai menunjukkan titik terang.
“Pasar merespons positif perkembangan diplomasi di Timur Tengah. Selain itu, stabilitas harga minyak dunia yang mulai terkendali juga turut mendorong minat beli investor, terutama pada saham-saham sektor energi dan infrastruktur,” ujar Elandry saat dihubungi di Jakarta, Selasa.
Ia menambahkan bahwa investor asing mulai menunjukkan tanda-tanda masuk kembali ke pasar modal Indonesia setelah beberapa pekan terakhir cenderung keluar.
“Aliran modal asing yang mulai masuk kembali memberikan sentimen positif bagi IHSG. Namun, kami tetap mengingatkan bahwa volatilitas masih mungkin terjadi mengingat situasi geopolitik global yang masih dinamis,” kata Elandry.
Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat pada perdagangan Selasa pagi juga tercatat menguat tipis ke level Rp16.970 per dolar AS, dari penutupan sebelumnya di level Rp16.985 per dolar AS.
Berdasarkan data perdagangan, saham-saham yang memimpin penguatan antara lain PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM), dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI).
(*ANT/ *BEI)
