Monday, May 11, 2026

Musk Rombak IPO SpaceX, 30 Persen Saham untuk Investor Ritel, Tiga Kali Lipat dari Standar Pasar

New York, KomentarNews – Elon Musk dikabarkan merombak pola penawaran umum perdana (IPO) tradisional dengan rencana memberikan porsi besar saham SpaceX kepada investor ritel. Langkah ini menjadi terobosan signifikan di tengah praktik IPO konvensional yang biasanya didominasi oleh investor institusi.

Berdasarkan sumber yang mengetahui rencana tersebut, Musk sedang membahas alokasi hingga sekitar 30 persen saham IPO SpaceX untuk investor individu. Angka ini setidaknya tiga kali lipat dari porsi ritel yang biasanya hanya berkisar 5 hingga 10 persen dalam IPO konvensional.

“Strategi ini memanfaatkan basis penggemar dan pendukung loyal Musk untuk membantu menstabilkan pergerakan saham setelah listing,” demikian laporan yang dikutip oleh Reuters, Jumat (27/3/2026). Dengan porsi ritel yang besar, diharapkan investor ritel akan bertahan lebih lama dan tidak sekadar mengejar keuntungan jangka pendek atau “pop-and-dump”—fenomena di mana investor menjual saham segera setelah harga melonjak di hari pertama perdagangan.

Selain strategi alokasi saham, SpaceX juga menerapkan pendekatan tidak biasa dalam memilih bank penjamin emisi. Berdasarkan informasi dari Bloomberg, peran setiap bank dibagi dalam “jalur” khusus berdasarkan hubungan dan wilayah geografis.

Bank of America dipilih secara khusus untuk fokus distribusi ke investor ritel domestik Amerika Serikat. Sementara itu, bank-bank lain kemungkinan akan mendapatkan porsi berbeda sesuai dengan keahlian dan jaringan mereka.

“SpaceX ingin memastikan bahwa proses IPO ini tidak hanya berhasil secara finansial, tetapi juga menciptakan basis pemegang saham yang lebih beragam dan loyal. Pendekatan ini sangat tidak biasa,” kata David Erickson, mantan eksekutif perbankan investasi di Lehman Brothers dan Barclays, yang kini menjadi profesor keuangan di Wharton School, University of Pennsylvania, dalam analisisnya.

IPO SpaceX diperkirakan menjadi salah satu yang paling diperhatikan dalam beberapa tahun terakhir. Dengan valuasi yang bisa mendekati 1,75 triliun dolar AS jika rencana penggalangan dana dan struktur penawarannya terealisasi, IPO ini berpotensi menjadi yang terbesar dalam sejarah pasar modal.

SpaceX sendiri belum memberikan komentar resmi terkait kabar ini. Namun, langkah Musk yang kerap membalikkan praktik konvensional—mulai dari cara pendanaan hingga strategi komunikasi dengan publik—kembali menjadi sorotan utama di kalangan investor global.

(*Reuters/ *Bloomberg/ *The Wall Street Journal)

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

Advertisementspot_img

Berita terkait

Penjualan Mobil China Turun 7 Bulan Beruntun, Ekspor EV Malah Melonjak 111 Persen

Beijing, KomentarNews - Industri otomotif China sedang mengalami fenomena...

IHSG Anjlok 1,58% ke 6.859, Sektor Tambang Babak Belur di Bawah Tekanan Royalti dan Geopolitik

Jakarta, KomentarNews - Pasar saham Indonesia memulai pekan ini...

Menkeu Bantah Akan Periksa Ulang Peserta Tax Amnesty Jilid II: “Tidak Akan Digali-gali”

Jakarta, Komentarnews - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan...

Ekonom CORE: Bond Stabilization Fund Efektif Redam Kepanikan Pasar, Tapi Tak Bisa Lawan Gravitasi Global

Jakarta, KomentarNews - Pemerintah tengah mengkaji ulang pengaktifan kembali...
Advertisementspot_img

Tag # Terpopuler

Iklan

DiJual : Rumah di mountain view residen blok c1 no 9 paniki bawah kota manado - Asri, lokasi strategis dekat bandara, dekat pusat bisnis -Nego langsung dengan pemilik - tanpa perantara - SHM - Luas bangunan 125m2, luas tanah 330 m2, 4 kamar, 2 kamar mandi, ruang tamu, ruang keluarga, air perumahan, listrik 5500 watt, carport, security 24/7 - yang berminat bisa menghubungi: wa: 0811439028 atau email: advertisement@komentar-news.com