Saturday, October 31, 2026

Jepang Siap Gabung Sistem Pertahanan Rudal AS “Golden Dome”, Akan Diumumkan dalam KTT Bilateral

Tokyo, KomentarNews – Pemerintah Jepang tengah mempertimbangkan untuk bergabung dengan sistem pertahanan rudal berlapis ganda milik Amerika Serikat yang dikenal dengan nama Golden Dome. Keputusan tersebut rencananya akan diumumkan dalam pertemuan puncak bilateral antara Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi dan Presiden AS Donald Trump di Washington, pekan depan.

Demikian laporan surat kabar The Japan News pada Jumat (13/3/2026) mengutip sumber dari Pemerintah Jepang.

Golden Dome adalah sistem pertahanan rudal berlapis yang dipromosikan oleh Presiden Trump dan dijadwalkan akan diluncurkan pada Januari 2029. Sistem ini melibatkan pengerahan pencegat yang mampu mencapai kecepatan lebih dari Mach 5, kendaraan luncur hipersonik (HGV), serta pesawat nirawak (drone) untuk melindungi wilayah Amerika Serikat dari berbagai ancaman udara.

- Advertisement -

Dengan bergabung dalam proyek ini, Jepang berharap dapat memperoleh akses teknologi canggih tersebut untuk memperkuat sistem pertahanan di negaranya sendiri.

Jepang dan Amerika Serikat saat ini juga tengah bersama-sama mengembangkan rudal pencegat baru yang dirancang khusus untuk menangkal ancaman kendaraan luncur hipersonik (HGV). Proyek pengembangan ini ditargetkan rampung pada tahun 2030. Rudal baru tersebut diharapkan mampu mencegat target hipersonik selama fase luncur, sebuah kemampuan yang saat ini masih sangat terbatas di dunia.

Pembahasan lebih lanjut mengenai pengembangan dan promosi rudal ini juga akan menjadi agenda utama dalam pertemuan puncak nanti.

Sebagai bagian dari upaya memperkuat arsitektur pertahanannya, Jepang juga sedang mempersiapkan peluncuran jaringan satelit kecil untuk keperluan pengumpulan informasi. Jaringan tersebut ditargetkan beroperasi penuh pada akhir Maret 2028. Satelit pertama dari sistem ini dijadwalkan akan diluncurkan pada April 2026.

Pertemuan puncak bilateral Jepang-Amerika Serikat dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 19 Maret 2026. Kunjungan ini akan menjadi perjalanan resmi pertama PM Sanae Takaichi ke Amerika Serikat sejak menjabat sebagai perdana menteri.

Jika terealisasi, keputusan Jepang untuk bergabung dengan Golden Dome akan menandai peningkatan signifikan dalam kerja sama pertahanan kedua negara di tengah meningkatnya ketegangan keamanan di kawasan Indo-Pasifik dan Timur Tengah.

(*The Japan News/ *Kyodo News/ *Reuters)

Komentar :

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

Advertisement

Berita terkait

Abpednas dan Aslinmas Sulut Diundang Khusus Hadiri Gala Dinner...

Bali, Komentarnews - DPD ABPEDNAS dan DPD ASLINMAS Sulut mendapatkan kehormatan dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Abpednas...

Berhasil Digagalkan! 16 KG Emas Batangann Senilai Ratusan Milliar...

MANADO, KOMENTAR-NEWS.COM — Keberhasilan besar kembali dicatat gabungan aparat keamanan Sulawesi Utara! Upaya menyelundupkan puluhan kilogram emas...

Rapat Pleno Diperluas DPD Srikandi Jaga Desa Sulut Digelar...

Minahasa - RAPAT PLENO DIPERLUAS DPD SRIKANDI JAGA DESA PROVINSI SULAWESI UTARA BERSAMA KSB DPC SRIKANDI JAGA...
Advertisement

Lainnya

Rekomendasi Berita