Tuesday, June 30, 2026

Rupiah Melemah ke Rp17.002 per Dolar AS, Houthi Buka Front Baru di Perang Iran

Jakarta, KomentarNews – Nilai tukar rupiah pada penutupan perdagangan hari Senin (30/3/2026) melemah 22 poin atau 0,13 persen menjadi Rp17.002 per dolar AS dari penutupan sebelumnya di level Rp16.980 per dolar AS. Pelemahan ini dipicu oleh eskalasi perang Iran setelah kelompok Houthi membuka front baru dalam konflik.

Pengamat mata uang dan komoditas Ibrahim Assuaibi mengatakan pasar tetap waspada terhadap potensi eskalasi lebih lanjut. Kelompok Houthi yang berbasis di Yaman dinilai memiliki kemampuan untuk melancarkan serangan di Laut Merah, yang dapat memperluas konflik.

“Pasar tetap waspada terhadap potensi eskalasi perang Iran setelah kelompok Houthi yang berbasis di Yaman menyerang Israel pada akhir pekan lalu. Kelompok Houthi dapat membuka front baru dalam perang, mengingat mereka memiliki kemampuan untuk melancarkan serangan di Laut Merah,” ucapnya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin (30/3/2026).

Mengutip Sputnik, Gerakan Ansar Allah Yaman (Houthi) menyerang Israel dengan rudal untuk kedua kalinya dalam sehari dan menyatakan akan melanjutkan serangan sampai Israel menghentikan serangannya terhadap Iran dan Lebanon. Sebagaimana dilaporkan Anadolu, Pemimpin Houthi Yaman Abdul-Malik al-Houthi telah mengatakan bahwa kelompoknya akan mendukung Iran melawan “agresi AS-Israel” dan siap menghadapi perkembangan apa pun dalam konfrontasi yang sedang berlangsung.

Serangan ilegal AS dan Israel terhadap Iran dianggap oleh Houthi sebagai “perang terhadap Islam dan Muslim,” dan mereka memperingatkan bahwa konflik tersebut menargetkan seluruh wilayah.

Sentimen lain yang membebani rupiah berasal dari kesiapan Iran menghadapi potensi invasi darat oleh AS, setelah Washington mengerahkan ribuan pasukan ke Timur Tengah.

“Presiden Donald Trump mengatakan bahwa negosiasi dengan Iran berjalan dengan baik dan kesepakatan mungkin akan segera tercapai. Namun, ia tidak menyebutkan tenggat waktu yang jelas, sambil juga memperingatkan akan adanya serangan lebih lanjut terhadap Teheran,” ujar Ibrahim.

Dari dalam negeri AS, data ekonomi menunjukkan tanda-tanda pelemahan. Universitas Michigan mengungkapkan bahwa rumah tangga Amerika mulai pesimis tentang kondisi ekonomi. Sentimen Konsumen pada bulan Maret turun dari 55,5 menjadi 53,3, di bawah perkiraan 54. Ekspektasi inflasi untuk 12 bulan ke depan melonjak dari 3,4 persen pada Februari menjadi 3,8 persen, sementara untuk lima tahun tetap tidak berubah di 3,2 persen.

Sementara itu, kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia pada hari ini juga bergerak melemah ke level Rp16.993 per dolar AS dari sebelumnya Rp16.957 per dolar AS.

(*ANT/ *Sputnik/ *Anadolu)

Komentar :

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

Advertisementspot_img

Advertisement

DiJual : Rumah di mountain view residen blok c1 no 9 paniki bawah kota manado - Asri, lokasi strategis dekat bandara, dekat pusat bisnis -Nego langsung dengan pemilik - tanpa perantara - SHM - Luas bangunan 125m2, luas tanah 330 m2, 4 kamar, 2 kamar mandi, ruang tamu, ruang keluarga, air perumahan, listrik 5500 watt, carport, security 24/7 - yang berminat bisa menghubungi: wa: 0811439028 atau email: advertisement@komentar-news.com

More like this

PLN Peduli Hadir untuk Sigi: Dari Memulihkan Listrik hingga...

Sigi, KOMENTAR-NEWS. Di tengah upaya pemulihan pascagempa bumi berkekuatan Magnitudo 6,7 yang mengguncang wilayah Sulawesi Tengah pada...

Dari Ruang Praktik ke Panggung Nasional: Dampak Nyata TJSL...

Palu, KOMENTAR-NEWS. Delapan bulan lalu, SMK Negeri 3 Palu menerima bantuan melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan...

Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, PLN UP3 Palu...

Palu, KOMENTAR-NEWS. Berkomitmen kuat terhadap aspek keberlanjutan lingkungan, PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Palu...

More

Recomended