Teheran, KomentarNews – Presiden Iran Masoud Pezeshkian pada Rabu (18/3/2026) mengonfirmasi kematian Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib dalam serangan Israel baru-baru ini. Pengumuman ini menambah daftar panjang petinggi Iran yang gugur sejak konflik dengan AS-Israel meletus pada 28 Februari lalu.
“Pembunuhan pengecut terhadap rekan-rekan terkasih saya, Esmaeil Khatib, (Sekretaris Dewan Keamanan Iran) Ali Larijani dan (Menteri Pertahanan) Aziz Nasirzadeh serta sejumlah anggota keluarga mereka dan orang-orang yang menyertai mereka, membuat kami berduka,” kata Presiden Pezeshkian dalam pernyataannya, Rabu (18/3) .
Dalam unggahan di media sosial X, Pezeshkian menyatakan belasungkawa mendalam atas gugurnya para pejabat tinggi tersebut. Ia menegaskan bahwa “jalan mereka akan terus berlanjut dengan tekad yang lebih kuat dari sebelumnya” .
Kematian Khatib merupakan pukulan ketiga bagi kepemimpinan Iran dalam dua hari terakhir. Sehari sebelumnya, Israel mengumumkan telah menewaskan Ali Larijani, sekretaris Dewan Keamanan Nasional Iran, dan Gholamreza Soleimani, komandan pasukan paramiliter Basij .
Menteri Pertahanan Israel Israel Katz sebelumnya mengonfirmasi bahwa Larijani tewas dalam serangan Israel di Teheran. Larijani merupakan salah satu tokoh paling berpengaruh di Iran dan dikenal sebagai orang kepercayaan mendiang Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei serta putranya, Mojtaba Khamenei yang kini menjabat sebagai pemimpin baru .
Sementara itu, Menteri Pertahanan Aziz Nasirzadeh telah lebih dulu tewas dalam serangan pada 28 Februari, hari pertama konflik meletus .
Presiden Pezeshkian sebelumnya telah bersumpah akan membalas keras pembunuhan terhadap Larijani. Kantor kepresidenan Iran pada Selasa (17/3) menyatakan bahwa presiden menegaskan “pembalasan keras menanti para teroris kriminal yang, selama agresi mereka, menumpahkan darah para martir dari tanah suci Iran” .
Sejak 28 Februari, Israel dan Amerika Serikat melancarkan serangan gabungan terhadap Teheran dan beberapa kota Iran lainnya, menewaskan pemimpin tertinggi, komandan militer senior, dan warga sipil. Iran merespons dengan beberapa gelombang serangan rudal dan drone yang menargetkan Israel serta aset-aset AS di Timur Tengah .
(*Xinhua/ *BBC/ *ABC/ *Reuters)
