Thursday, April 16, 2026

Trump Kembali “Maju Sendiri”: AS Tak Butuh Bantuan NATO Amankan Selat Hormuz

Washington D.C.KomentarNews – Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali menegaskan sikap unilateralnya di tengah konflik dengan Iran. Dalam pernyataan terbarunya, Trump mengatakan bahwa Amerika Serikat tidak lagi membutuhkan bantuan negara-negara anggota NATO untuk mengamankan Selat Hormuz.

“Amerika Serikat telah diberi tahu oleh sebagian besar ‘sekutu’ kami di NATO bahwa mereka tak ingin terlibat dalam operasi militer kami melawan rezim Iran,” kata Trump di platform media sosial Truth Social, Selasa (17/3/2026).

“Karena keberhasilan militer yang telah kami capai, kami tidak lagi membutuhkan atau menginginkan bantuan negara-negara NATO — kami memang tak pernah membutuhkannya,” tegasnya .

Pernyataan ini kontras dengan seruan Trump sebelumnya yang meminta sejumlah negara, termasuk China, Prancis, Jepang, Korea Selatan, dan Inggris, untuk mengirim kapal perang ke Selat Hormuz guna mengamankan jalur vital perdagangan minyak dunia. Trump mengaku tidak yakin para sekutu di NATO bersedia membela AS, meskipun AS memiliki komitmen terhadap aliansi pertahanan tersebut .

Sikap Trump yang berubah-ubah ini menuai respons dingin dari sekutu. Menteri Luar Negeri Kanada Anita Anand sebelumnya menyatakan bahwa negaranya tidak mengetahui adanya permintaan resmi dari AS agar negara-negara NATO bergabung dalam operasi militer melawan Iran atau membantu menjaga kebebasan navigasi di Selat Hormuz .

Sementara itu, Uni Eropa melalui Kepala Kebijakan Luar Negerinya, Kaja Kallas, pekan lalu menegaskan bahwa negara-negara anggota tidak ingin terlibat aktif dalam perang ini dan khawatir dengan eskalasi yang tidak terkendali .

Lalu lintas pelayaran di Selat Hormuz, jalur yang dilalui sekitar seperlima konsumsi minyak dunia, hampir terhenti total setelah AS dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran pada 28 Februari. Serangan tersebut menewaskan warga sipil dan memicu serangan balasan Iran ke wilayah Israel serta target-target militer AS di seluruh Timur Tengah .

Di tengah ketegangan ini, Perwakilan Tetap Iran untuk PBB, Amir Saeid Iravani, pekan lalu menyatakan bahwa Iran tidak bermaksud menutup Selat Hormuz. Namun, ia menegaskan bahwa Iran memiliki hak untuk menjaga keamanan di jalur pelayaran strategis tersebut .

Dengan pernyataan terbaru Trump, AS tampak semakin mengambil jalur sendiri, meninggalkan sekutu tradisionalnya dalam misi pengamanan jalur energi global yang krusial.

(*Reuters/ *AFP/ *Anadolu)

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita terkait

Ukraina Klaim Berhasil Menembak Jatuh 31 Rudal dan 636 Drone Rusia dalam 24 Jam

Kyiv, KomentarNews – Angkatan Udara Ukraina mengklaim berhasil menembak jatuh...

Harga Emas Naik Didorong Pelemahan Dolar AS dan Optimisme Gencatan Senjata Iran-AS

Jakarta Komentarnews – Harga emas naik pada perdagangan Kamis (16/4/2026)...

Ekonomi China Kuartal I 2026 Tumbuh 5 Persen, Perang Iran Ancaman Baru Tekan Permintaan Global

Beijing, KomentarNews – Ekonomi China tumbuh lebih cepat di awal...

CEO OpenAI Sam Altman Minta Pengadilan Hapus Tuntutan Ganti Rugi Punatif dalam Gugatan Pelecehan Adik Kandungnya

St. Louis, KomentarNews – Sam Altman, CEO OpenAI, meminta pengadilan...

Selfie Monyet 2011 Jadi Kunci Hukum AI Copyright Mahkamah Agung AS

London, Komentarnews - Foto selfie yang diambil monyet crested...

Tag # Terpopuler

Iklan

DiJual : Rumah di mountain view residen blok c1 no 9 paniki bawah kota manado - Asri, lokasi strategis dekat bandara, dekat pusat bisnis -Nego langsung dengan pemilik - tanpa perantara - SHM - Luas bangunan 125m2, luas tanah 330 m2, 4 kamar, 2 kamar mandi, ruang tamu, ruang keluarga, air perumahan, listrik 5500 watt, carport, security 24/7 - yang berminat bisa menghubungi: wa: 0811439028 atau email: advertisement@komentar-news.com