Wednesday, June 10, 2026

Eni Temukan “Harta Karun” Gas Raksasa 5 TCF di Kalimantan Timur, Investasi Rp254 Triliun Siap Digelontorkan

Jakarta, KomentarNews – Kabar baik bagi ketahanan energi nasional. Perusahaan migas asal Italia, Eni, resmi mengumumkan penemuan cadangan gas bumi berskala raksasa di Blok Ganal, lepas pantai Kalimantan Timur. Temuan yang disebut sebagai “harta karun” ini diperkirakan memiliki potensi sumber daya gas mencapai 5 triliun kaki kubik (TCF) serta 300 juta barel kondensat .

Penemuan ini dilakukan melalui sumur eksplorasi Geliga-1 yang dibor hingga kedalaman sekitar 5.100 meter di bawah permukaan laut dengan kedalaman air mencapai 2.000 meter .

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengumumkan langsung kabar gembira ini dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (20/4/2026). Ia menekankan bahwa penemuan ini merupakan pencapaian bersejarah, terutama di tengah kondisi geopolitik dunia yang tidak menentu.

“Ini adalah penemuan raksasa (giant). Selain gas, kita juga akan memproduksi kondensat. Ini sesuatu yang luar biasa sekali,” ujar Bahlil dengan antusias, Senin (20/4/2026) .

Ia menjelaskan bahwa dengan ditemukannya cadangan ini, produksi gas Eni di Indonesia diproyeksikan akan melonjak drastis. Saat ini produksi berada di kisaran 600-700 juta kaki kubik per hari (MMSCFD), namun ditargetkan naik menjadi 2.000 MMSCFD pada 2028 dan 3.000 MMSCFD pada 2030 .

Dari sisi kondensat, produksi diperkirakan mencapai 90.000 barel per hari pada 2028 dan meningkat menjadi 150.000 barel per hari pada 2030 .

Direktur Utama Pertamina Hulu Energi (PHE) selaku induk holding BUMN migas, Chalid Said Salim, menyambut baik penemuan ini. “Penemuan ini semakin mengukuhkan posisi Indonesia sebagai salah satu pusat pertumbuhan energi dunia. Ini juga menjadi sinyal kuat bahwa iklim investasi di hulu migas kita sangat kondusif,” ujarnya dalam keterangan terpisah.

Tidak hanya penemuan, langkah pengembangan juga telah dimatangkan. Pada Maret 2026, Eni telah mengambil Keputusan Investasi Akhir (Final Investment Decision/FID) untuk proyek Gas Laut Dalam Gendalo-Gandang dan Geng North-Gehem di wilayah yang sama dengan nilai investasi mencapai 15 miliar dolar AS (sekitar Rp254 triliun) .

Proyek ini akan memanfaatkan infrastruktur eksisting seperti Jangkrik Floating Production Unit (FPU) dan Kilang LNG Bontang untuk mempercepat waktu produksi (time to market) . Produksi komersial ditargetkan mulai berjalan pada 2028 .

Media internasional seperti Reuters dan Bloomberg turut menyoroti penemuan ini. Bloomberg menyebut bahwa penemuan ini berpotensi membantu Indonesia mengatasi ancaman defisit energi di masa depan .

Penemuan ini juga sejalan dengan target ambisius Presiden Prabowo Subianto untuk meningkatkan lifting minyak menjadi 1 juta barel per hari pada 2030, di mana produksi kondensat dari Blok Ganal akan berkontribusi signifikan .

(Kementerian ESDM, Eni SpA, ANTARA, Kompas.com, Bloomberg, Reuters)

Komentar :

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

Advertisementspot_img

Advertisement

DiJual : Rumah di mountain view residen blok c1 no 9 paniki bawah kota manado - Asri, lokasi strategis dekat bandara, dekat pusat bisnis -Nego langsung dengan pemilik - tanpa perantara - SHM - Luas bangunan 125m2, luas tanah 330 m2, 4 kamar, 2 kamar mandi, ruang tamu, ruang keluarga, air perumahan, listrik 5500 watt, carport, security 24/7 - yang berminat bisa menghubungi: wa: 0811439028 atau email: advertisement@komentar-news.com

More like this

Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026: PLN UP3 Kotamobagu Perkuat...

Kotamobagu, KOMENTAR-NEWS. Memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Kotamobagu...

Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Kolaborasi PLN UID...

Manado, KOMENTAR-NEWS. Memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sulawesi Utara,...

Gelorakan Semangat Pancasila, PLN dan Pemprov Sulteng Kejar Target...

Palu, KOMENTAR-NEWS. Mengobarkan semangat Hari Lahir Pancasila, PT PLN (Persero) bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah (Pemprov Sulteng)...

More

Recomended