Thursday, April 23, 2026

PBB Sambut Gencatan Senjata Idul Fitri Afghanistan-Pakistan: Semoga Bisa Diperpanjang

New York, Komentarnews – Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyambut baik jeda pertempuran antara Afghanistan dan Pakistan yang diumumkan untuk menandai Hari Raya Idul Fitri. PBB berharap penghentian sementara permusuhan ini dapat diperpanjang demi terciptanya perdamaian yang langgeng di kawasan tersebut.

Wakil Juru Bicara PBB Farhan Haq dalam konferensi pers di New York, Rabu (18/3/2026), mengatakan bahwa jeda pertempuran yang diumumkan mulai Rabu tengah malam merupakan perkembangan positif.

“Itu sebuah perkembangan yang disambut baik,” kata Haq kepada wartawan .

Sebelumnya pada hari yang sama, Afghanistan dan Pakistan mengumumkan gencatan senjata sementara untuk menandai berakhirnya bulan suci Ramadan dan perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah. Jeda pertempuran ini diharapkan dapat memberikan ruang bagi warga sipil yang selama ini menjadi korban konflik perbatasan.

Haq mengulangi seruan Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres untuk de-eskalasi dan penghentian permusuhan segera serta kepatuhan terhadap hukum internasional. Menurutnya, langkah Afghanistan dan Pakistan sejalan dengan seruan tersebut.

“Jadi, (jeda) ini sejalan dengan (seruan) itu. Dan kami berharap agar penangguhan selama Idul Fitri dapat diperpanjang,” katanya .

Di sisi lain, PBB juga mengecam serangan Pakistan pada Senin (16/3) yang menargetkan pusat rehabilitasi narkoba di Ibu Kota Kabul. Serangan tersebut menjadi salah satu pemicu meningkatnya ketegangan di antara kedua negara tetangga itu .

Sebelumnya pada awal Maret, Pakistan melancarkan serangan udara terhadap tempat yang diduga menjadi persembunyian militan di Provinsi Nangarhar dan Paktika, Afghanistan. Menurut otoritas setempat, puluhan warga sipil tewas dan terluka dalam serangan tersebut

Konflik perbatasan kedua negara kembali memanas sejak 26 Februari, ketika Afghanistan melancarkan operasi militer terhadap basis Pakistan di sepanjang Garis Durand—perbatasan yang tidak diakui oleh Kabul. Operasi itu dilakukan sebagai balasan atas aksi pemboman di wilayah Afghanistan .

Pakistan kemudian merespons dengan meluncurkan Operasi Ghazab lil Haq, yang disebut sebagai reaksi atas apa yang mereka anggap sebagai “penembakan tanpa provokasi” oleh Afghanistan di beberapa sektor perbatasan .

Dengan adanya gencatan senjata sementara ini, masyarakat internasional berharap kedua negara dapat menahan diri dan memanfaatkan momen Idul Fitri untuk memulai dialog damai yang lebih substantif.

(*UN News/ *Reuters/ *AFP)

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita terkait

Merck Gelontorkan Rp16 Triliun, Gandeng Google Cloud Percepat Riset Obat Lewat AI

Rahway, KomentarNews – Perusahaan farmasi raksasa Merck & Co mengumumkan kemitraan strategis...

AS Pinjam Teknologi Anti-Drone Ukraina di Timur Tengah, Lebih Murah dan Andal Lawan Shahed Iran

Washington D.C. Komentarnews – Militer Amerika Serikat mulai memanfaatkan teknologi...

OpenAI “Kuras” Rp240 Triliun Lewat Kemitraan dengan PE, Siap Monopoli Pasar AI Perusahaan

San Francisco, KomentarNews – Di tengah persaingan sengit di industri...

Inggris dan Prancis Panggil 20 Negara di Northwood, Rencanakan Misi Militer Bersama Buka Selat Hormuz

London, KomentarNews – Inggris dan Prancis akan mengadakan pertemuan para...

John Ternus Resmi Pimpin Apple 1 September, Hadapi Misi Besar: Selamatkan Siri & Balas Gempuran AI Google

Cupertino, KomentarNews – Apple resmi mengumumkan era kepemimpinan barunya. John Ternus,...
Advertisementspot_img

Tag # Terpopuler

Iklan

DiJual : Rumah di mountain view residen blok c1 no 9 paniki bawah kota manado - Asri, lokasi strategis dekat bandara, dekat pusat bisnis -Nego langsung dengan pemilik - tanpa perantara - SHM - Luas bangunan 125m2, luas tanah 330 m2, 4 kamar, 2 kamar mandi, ruang tamu, ruang keluarga, air perumahan, listrik 5500 watt, carport, security 24/7 - yang berminat bisa menghubungi: wa: 0811439028 atau email: advertisement@komentar-news.com