Tuesday, May 12, 2026

Melesat 8 Kali Lipat! Laba Samsung Tembus Rekor 57,2 Triliun Won Berkat “Boomb” AI Global

Seoul, KomentarNews – Samsung Electronics mencatat lonjakan laba operasional delapan kali lipat hingga menyentuh rekor tertinggi sepanjang masa pada kuartal I 2026. Pencapaian spektakuler ini didorong oleh meroketnya harga dan permintaan chip memori di tengah booming kecerdasan buatan (AI) global.

Raksasa teknologi Korea Selatan itu melaporkan laba operasional sekitar 57,2 triliun won (setara Rp 685 triliun), naik tajam dari 6,7 triliun won pada periode yang sama tahun lalu, sekaligus melampaui ekspektasi analis yang dipantau oleh LSEG.

Unit bisnis semikonduktor yang menjadi mesin kas utama perusahaan menyumbang sekitar 94 persen dari total laba kuartalan tersebut, dengan laba unit chip melonjak ke rekor sekitar 53,7 triliun won.

Samsung menyebut, investasi agresif perusahaan teknologi global dalam infrastruktur AI—mulai dari pusat data hingga layanan komputasi awan—telah menciptakan kelangkaan pasokan chip memori dan mendorong kenaikan harga yang tajam.

“Permintaan untuk memory chip berkapasitas tinggi yang mendukung aplikasi AI terus menunjukkan tren yang sangat kuat,” demikian pernyataan perusahaan yang dikutip oleh Reuters.

Samsung memperkirakan kinerja akan tetap solid pada kuartal kedua, seiring berlanjutnya ekspansi investasi di infrastruktur AI yang diperkirakan kembali mengerek harga chip memori.

Di sisi pendapatan, Samsung mencatat penjualan sekitar 133–133,9 triliun won (naik sekitar 68–69 persen dibandingkan tahun sebelumnya), sejalan atau sedikit di atas proyeksi pasar.

Lonjakan ini menegaskan pergeseran profil bisnis Samsung yang semakin bergantung pada “siklus super” AI memory chips. Di tengah kinerja yang relatif lebih lemah di segmen smartphonedisplay, dan foundry, para analis mengingatkan bahwa reli laba spektakuler ini juga membawa risiko.

Jika siklus super AI memudar lebih cepat dari perkiraan, atau ketegangan geopolitik kembali mengganggu rantai pasok semikonduktor, maka eksposur Samsung terhadap fluktuasi harga chip bisa menjadi bumerang.

Meski begitu, untuk saat ini Samsung dipandang sebagai salah satu pemenang utama gelombang investasi AI global. Dengan neraca keuangan yang menguat dan ruang lebih lapang untuk ekspansi kapasitas, perusahaan diprediksi akan terus mengembangkan teknologi memori generasi berikutnya.

Kepala Riset di Daishin Securities, Lee Su-bin, mengatakan bahwa pasar saat ini sedang dalam “euforia harga” yang belum pernah terjadi sebelumnya. “Ini adalah kemenangan bagi mereka yang berani bertaruh pada AI. Samsung memanen hasil dari investasi jangka panjang pada teknologi HBM (High Bandwidth Memory) yang menjadi ‘makanan’ utama bagi pelatihan AI,” jelas Lee .

(Samsung Electronics, Reuters, Bloomberg, LSEG Data & Analytics)

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

Advertisementspot_img

Berita terkait

Penjualan Mobil China Turun 7 Bulan Beruntun, Ekspor EV Malah Melonjak 111 Persen

Beijing, KomentarNews - Industri otomotif China sedang mengalami fenomena...

IHSG Anjlok 1,58% ke 6.859, Sektor Tambang Babak Belur di Bawah Tekanan Royalti dan Geopolitik

Jakarta, KomentarNews - Pasar saham Indonesia memulai pekan ini...

Menkeu Bantah Akan Periksa Ulang Peserta Tax Amnesty Jilid II: “Tidak Akan Digali-gali”

Jakarta, Komentarnews - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan...

Ekonom CORE: Bond Stabilization Fund Efektif Redam Kepanikan Pasar, Tapi Tak Bisa Lawan Gravitasi Global

Jakarta, KomentarNews - Pemerintah tengah mengkaji ulang pengaktifan kembali...
Advertisementspot_img

Tag # Terpopuler

Iklan

DiJual : Rumah di mountain view residen blok c1 no 9 paniki bawah kota manado - Asri, lokasi strategis dekat bandara, dekat pusat bisnis -Nego langsung dengan pemilik - tanpa perantara - SHM - Luas bangunan 125m2, luas tanah 330 m2, 4 kamar, 2 kamar mandi, ruang tamu, ruang keluarga, air perumahan, listrik 5500 watt, carport, security 24/7 - yang berminat bisa menghubungi: wa: 0811439028 atau email: advertisement@komentar-news.com