Jakarta, Komentarnews – Produsen otomotif asal China, BYD, secara resmi meluncurkan crossover terbaru mereka, Fang Cheng Bao Ti7, yang dibekali dengan teknologi pengisian cepat canggih (flash charging). Model global yang akan dipasarkan dengan nama BYD Ti7 ini diklaim mampu menempuh jarak hingga 755 kilometer dalam sekali pengisian daya penuh.
Dilaporkan oleh Carnewschina pada Kamis (30/4/2026), model baru ini mempertahankan desain keseluruhan dari versi plug-in hybrid (PHEV), namun kali ini ditenagai oleh baterai Blade generasi kedua serta teknologi pengisian daya cepat yang memukau.
Berdasarkan klaim BYD, teknologi flash charging pada Ti7 mampu melakukan pengisian daya dari 10 hingga 70 persen hanya dalam waktu 5 menit. Sementara untuk pengisian hingga 97 persen, dibutuhkan waktu hanya 9 menit. Bahkan dalam kondisi ekstrem di suhu minus 30 derajat Celcius, pengisian daya dari 20 hingga 97 persen hanya butuh waktu 3 menit lebih lama dibandingkan kondisi normal.
Fang Cheng Bao Ti7 merupakan SUV berukuran besar dengan dimensi panjang 4.999 mm, lebar 1.995 mm, dan tinggi 1.865 mm. Kabinnya dipenuhi oleh tujuh layar digital, terdiri dari:
-
Layar kontrol tengah 15,6 inci
-
Panel instrumen 12,3 inci
-
W-HUD 26 inci
-
Layar kenop AC
-
Layar kontrol AC belakang
-
Dua unit BYD Pad 13 inci yang dapat dipasang di jok belakang.
Untuk sistem bantuan mengemudi, Ti7 dibekali fitur “God’s Eye B – Advanced Driver Assistance Laser Edition” .
BYD Fang Cheng Bao Ti7 EV Flash Charging Edition hadir dalam dua varian dengan harga yang cukup kompetitif untuk kelas SUV listrik premium:
-
Varian standar: 199.800 yuan (sekitar Rp506 juta)
-
Varian tertinggi: 209.800 yuan (sekitar Rp531 juta)
CEO firma riset energi dan otomotif BloombergNEF (BNEF), David Doherty, menilai bahwa peluncuran Ti7 adalah pukulan telak BYD kepada kompetitor global, terutama Tesla dan Hyundai. “Kecepatan pengisian 5 menit sejauh 755 km benar-benar mengubah ekspektasi konsumen terhadap EV. Ini adalah pesan BYD bahwa mereka tidak hanya unggul dalam produksi massal, tetapi juga dalam teknologi premium,” ujar Doherty.
( Carnewschina, BYD Global, BloombergNEF)


