Wednesday, May 20, 2026

BYD M6 DM Resmi Meluncur di Indonesia, Klaim Irit 65 Km/Liter Siap Guncang Pasar MPV Hybrid

Jakarta, KomentarNews – Pasar otomotif Indonesia kembali kedatangan pemain baru. PT BYD Motor Indonesia resmi memperkenalkan teknologi Dual Mode (DM) lewat peluncuran BYD M6 DM di PIK 2, Tangerang, Senin (18/5/2026) .

Mobil ini menjadi model plug-in hybrid (PHEV) pertama BYD di Indonesia. Langkah ini menjadi strategi BYD untuk memperluas pasar kendaraan elektrifikasi di tengah kebutuhan konsumen yang menginginkan efisiensi sekaligus fleksibilitas berkendara jarak jauh .

Presiden Direktur BYD Motor Indonesia Eagle Zhao memperkenalkan filosofi anyar bernama “GASS” untuk teknologi DM ini.

“Karena teknologi yang baik harus mampu menjawab kebutuhan para penggunanya. Dan malam ini kami dengan bangga memperkenalkan filosofi BYD DM GASS yang dirancang untuk pasar Indonesia,” kata Eagle di Jakarta .

MPV tujuh penumpang ini diklaim memiliki konsumsi bahan bakar 65 kilometer per liter . Angka ini bahkan lebih irit dibandingkan sepeda motor terlaris di Indonesia, Honda Beat, yang memiliki konsumsi sekitar 60,6 km per liter .

BYD M6 DM mengusung teknologi DM 5.0 yang memadukan motor listrik sebagai penggerak utama dengan mesin bensin 1.500 cc 4 silinder yang mampu menghasilkan tenaga 72 kW (96,5 dk) dan torsi 125 Nm .

Mobil ini memiliki tiga mode berkendara:

ModeCara Kerja
Pure EV ModeMobil bergerak menggunakan motor listrik saja, mesin bensin tidak aktif
HEV Series ModeMesin bensin bekerja untuk mengisi baterai hybrid ketika daya menipis
HEV Parallel ModeMesin bensin dan motor listrik bekerja bersama menggerakkan roda

 

Klaim jarak tempuh dalam sekali pengisian penuh baterai dan tangki bensin mencapai 1.800 kilometer, sementara dalam mode listrik murni dapat melaju hingga 300 kilometer .

Tim Carmudi Indonesia melakukan pengujian langsung pada Rabu (13/5/2026) dengan rute dari Jakarta menuju Summarecon Bogor, lalu ke BSD, Tangerang Selatan, dan kembali ke Jakarta. Total jarak tempuh 149,2 kilometer .

Hasilnya mencengangkan. Sistem penggerak yang mengusung filosofi “Electric-First” memprioritaskan motor listrik di awal perjalanan. Mesin bensin baru aktif setelah kendaraan menempuh 119,2 kilometer .

Setelah menyelesaikan seluruh rute, tangki bensin hanya membutuhkan pengisian sebanyak 0,26 liter Pertamax. Biaya yang dikeluarkan hanya sebesar Rp3.198 .

“Pengujian nyata ini menjadi bukti bahwa filosofi Electric-First BYD benar-benar berhasil menekan konsumsi bensin hingga minimal,” tulis tim Carmudi dalam laporannya.

Menariknya, BYD M6 DM diprediksi bakal memiliki harga lebih murah dibanding versi listrik murni (EV). Hal ini terlihat dari Nilai Jual Kendaraan Bermotor (NJKB) M6 DM yang tercatat di kisaran Rp100 juta hingga Rp120 jutaan, jauh lebih rendah dari M6 EV yang NJKB-nya Rp200 juta hingga Rp280 juta .

Berdasarkan NJKB tersebut, estimasi harga BYD M6 DM berkisar antara Rp320 juta hingga Rp380 juta. Sebagai gambaran, BYD M6 EV saat ini dipasarkan dengan harga sekitar Rp380 juta hingga Rp430 jutaan .

Jika estimasi ini terealisasi, BYD M6 DM berpotensi menjadi salah satu mobil PHEV termurah di Indonesia .

BYD M6 DM tidak memerlukan bahan bakar dengan oktan tinggi. Head of Product PT BYD Motor Indonesia Bobby Bharata menjelaskan bahwa mobil ini masih bisa menggunakan bensin dengan RON 92 seperti Pertamax, Vivo Revvo 92, maupun BP 92 .

“Secara mobilnya, itu RON 92 juga sudah bisa. Nanti juga di mobilnya, default-nya, ada tulisan RON 92,” ungkap Bobby di Tangerang .

Meski harga resmi belum diumumkan, konsumen sudah dapat melihat dan mencoba langsung BYD M6 DM di jaringan dealer BYD di seluruh Indonesia .

BYD memastikan pengumuman harga akan dilakukan dalam waktu dekat, sebelum periode pemesanan dibuka .

“Produknya sudah kami showcase, artinya sudah visible untuk segera ada di jalanan di Jakarta. Tinggal masalah waktu, kita juga ingin sesegera mungkin mempersiapkan ini agar ada di garasi-garasi rumah masyarakat Indonesia,” kata Luther Pandjaitan, Head of Marketing, PR & Government BYD Indonesia .

Pihak BYD menargetkan pengiriman unit ke tangan konsumen dapat dimulai pada Juni 2026 .

“Saya rasa, saya bisa bilang pengiriman unit mobil dimulai Juni bulan depan,” tegas Eagle Zhao .

Di tengah tekanan nilai tukar rupiah yang terus melemah hingga mendekati Rp17.700 per dolar AS, BYD memastikan belum akan menaikkan harga jual produknya dalam waktu dekat .

“Komitmen BYD jangka panjang sampai saat ini kami belum ada informasi dan strategi khusus menindaklanjuti fluktuasi dari kenaikan nilai tukar,” ujar Luther Pandjaitan.

(kompas/cnnindonesia/kontan/carmudi****/gridoto***)

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

Advertisementspot_img

Advertisement

DiJual : Rumah di mountain view residen blok c1 no 9 paniki bawah kota manado - Asri, lokasi strategis dekat bandara, dekat pusat bisnis -Nego langsung dengan pemilik - tanpa perantara - SHM - Luas bangunan 125m2, luas tanah 330 m2, 4 kamar, 2 kamar mandi, ruang tamu, ruang keluarga, air perumahan, listrik 5500 watt, carport, security 24/7 - yang berminat bisa menghubungi: wa: 0811439028 atau email: advertisement@komentar-news.com

More like this

Mobil Listrik Wuling Binguo Tiba-Tiba Terbakar di Parkiran China,...

Beijing, Komentarnews - Insiden kebakaran menimpa mobil listrik Wuling Binguo saat sedang terparkir di kawasan Xuancheng, Provinsi...

BYD, Tesla, Nio, hingga Zeekr Bantah Keras Rumor Dipanggil...

Beijing, KomentarNews - Sebuah isu heboh mengguncang industri otomotif China akhir pekan lalu. Beredar kabar bahwa delapan...

Penjualan Mobil China Turun 7 Bulan Beruntun, Ekspor EV...

Beijing, KomentarNews - Industri otomotif China sedang mengalami fenomena yang kontras. Di satu sisi, penjualan mobil di...

More

Recomended