Thursday, March 19, 2026

Polandia Larang Keras Penggunaan Ponsel di Sekolah Dasar Mulai September 2026

Warsawa, KomentarNews – Polandia akan memberlakukan larangan penggunaan telepon seluler di sekolah-sekolah dasar mulai 1 September 2026. Kebijakan ini diumumkan langsung oleh Menteri Pendidikan Barbara Nowacka pada Rabu (18/3/2026) sebagai respons terhadap meningkatnya kekhawatiran akan dampak negatif gawai terhadap kesehatan mental dan fisik anak-anak.

“Kami sedang menyelesaikan tugas di kementerian tentang perubahan legislatif, perubahan besar legislatif yang sangat signifikan bagi sekolah, perubahan yang akan melarang penggunaan telepon seluler di sekolah dasar mulai 1 September 2026,” kata Nowacka kepada wartawan .

Nowacka menjelaskan bahwa anak-anak hanya diperbolehkan menggunakan telepon di sekolah jika mendapatkan izin khusus dari guru. Pengecualian ini terutama untuk tujuan didaktik atau pembelajaran, namun ia menekankan bahwa hal tersebut tidak boleh menjadi kebiasaan.

“Pengecualian dapat dilakukan untuk tujuan didaktik atas kebijaksanaan guru, tetapi ini tidak dapat menjadi norma sebab anak-anak bergantung pada internet,” tambahnya .

Kebijakan Polandia ini sejalan dengan sejumlah studi akademis yang telah mendokumentasikan risiko kesehatan mental akibat penggunaan media sosial oleh kaum muda, serta bahaya gangguan yang disebabkan oleh ponsel di kalangan remaja .

Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Pediatrics pada Desember 2025 mengungkapkan temuan mengkhawatirkan. Tim peneliti dari Children’s Hospital of Philadelphia, University of California at Berkeley, dan Columbia University menganalisis data lebih dari 10.000 anak dan remaja berusia 9 hingga 16 tahun di Amerika Serikat dalam Studi Perkembangan Kognitif Otak Remaja (2018-2020) .

Hasilnya menunjukkan bahwa anak-anak yang mulai menggunakan ponsel pintar sebelum usia 12 tahun memiliki risiko:

  • 1,3 kali lebih tinggi terkena depresi

  • 1,6 kali lebih berisiko kurang tidur

  • 1,4 kali lebih berisiko mengalami obesitas

Dibandingkan dengan anak-anak yang belum memiliki ponsel pintar pada usia 12 tahun .

Dengan dasar riset ilmiah tersebut, Polandia menjadi salah satu negara terdepan di Eropa yang mengambil langkah tegas untuk melindungi generasi mudanya dari ancaman adiksi gawai di lingkungan sekolah.

(*Notes From Poland/ *First News/ *Reuters/ *PEOPLE)

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita terkait

PBB Sambut Gencatan Senjata Idul Fitri Afghanistan-Pakistan: Semoga Bisa Diperpanjang

New York, Komentarnews – Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyambut baik jeda...

Iran Konfirmasi Menteri Intelijen dan Pejabat Tinggi Lain Tewas, Presiden Bersumpah Balas Dendam

Teheran, KomentarNews – Presiden Iran Masoud Pezeshkian pada Rabu (18/3/2026)...

Filipina Pangkas Hari Kerja, Thailand Terapkan WFH, Begini Jurus ASEAN Hadapi Krisis Energi Akibat Perang Iran

Jakarta, Komentarnews – Konflik berkepanjangan antara Amerika Serikat (AS)-Israel dengan...

Tradisi Semangkuk Shamrock di Gedung Putih: Trump Terima Taoiseach Irlandia di Tengah Ketegangan Perang Iran

Washington D.C. KomentarNews – Presiden Amerika Serikat Donald Trump menerima...

Trump Kembali “Maju Sendiri”: AS Tak Butuh Bantuan NATO Amankan Selat Hormuz

Washington D.C.KomentarNews – Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali menegaskan...

Tag # Terpopuler