Thursday, April 16, 2026

Prancis Tegur AS: NATO untuk Keamanan Euro-Atlantik, Bukan Serangan di Selat Hormuz

Paris, KomentarNews – Prancis dengan tegas menanggapi ancaman Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk menarik AS dari NATO. Paris menyatakan bahwa aliansi militer tersebut dirancang untuk keamanan kawasan Euro-Atlantik, bukan untuk melancarkan operasi ofensif di Selat Hormuz.

Pernyataan ini disampaikan Menteri Angkatan Darat Prancis Alice Rufo dalam konferensi War & Peace di Paris, Rabu (1/4/2026). Rufo, yang merupakan sekutu dekat Presiden Emmanuel Macron, menegaskan pemahamannya tentang kekesalan Washington terhadap penolakan Prancis untuk bergabung dalam koalisi yang bertujuan membuka blokade Selat Hormuz secara langsung.

“Biarkan saya mengingatkan Anda apa itu NATO. Ini adalah aliansi militer yang berkepentingan dengan keamanan kawasan Euro-Atlantik. NATO tidak dirancang untuk melakukan operasi di Selat Hormuz, karena itu akan menjadi pelanggaran hukum internasional,” kata Rufo.

Pernyataan tegas ini muncul setelah Trump menyatakan kepada Reuters bahwa ia “benar-benar mempertimbangkan” untuk menarik AS dari NATO. Ancaman tersebut disampaikan setelah sekutu-sekutu AS tidak mendukung penuh aksi militer Washington terhadap Iran.

“Saya memahami kekesalan ini, tetapi saya tidak berbicara atas nama Amerika Serikat. Saya berbicara atas nama negara yang merupakan anggota pendiri Aliansi Atlantik (NATO) dan anggota pendiri Uni Eropa, yang selama 20 tahun terakhir telah mengatakan bahwa orang Eropa harus mengambil porsi tanggung jawab yang lebih besar untuk pertahanan kolektif di Eropa,” tegas Rufo.

Rufo menjelaskan bahwa Paris lebih memilih untuk mengerjakan rencana pemulihan lalu lintas dan kebebasan navigasi dengan cara yang “bukan bersifat ofensif”. Sebelumnya, Presiden Macron telah mengusulkan adanya kerangka kerja PBB untuk setiap tindakan di Selat Hormuz, jalur vital bagi pasokan minyak global yang secara efektif ditutup Iran.

Macron menekankan bahwa upaya internasional hanya dapat terjadi ketika permusuhan mereda, perusahaan asuransi dan pelayaran dikonsultasikan, dan Iran menyetujuinya.

Pertikaian diplomatik ini memanas setelah Prancis, sehari sebelumnya, menolak permintaan Israel untuk menggunakan wilayah udaranya guna mengangkut senjata Amerika untuk perang di Iran. Penolakan ini, yang dikonfirmasi oleh tiga sumber kepada Reuters, memicu kemarahan Gedung Putih.

Prancis menjadi negara Eropa kedua yang diketahui menolak membantu operasi militer di Iran setelah Italia sebelumnya juga melarang pesawat AS mendarat di pangkalan militernya di Sisilia.

Sementara itu, Trump dijadwalkan memberikan pidato kenegaraan pada Rabu malam waktu setempat, di mana ia diperkirakan akan kembali menyuarakan ketidakpuasannya terhadap sekutu Eropa di NATO.

(*Reuters)

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita terkait

Ukraina Klaim Berhasil Menembak Jatuh 31 Rudal dan 636 Drone Rusia dalam 24 Jam

Kyiv, KomentarNews – Angkatan Udara Ukraina mengklaim berhasil menembak jatuh...

Harga Emas Naik Didorong Pelemahan Dolar AS dan Optimisme Gencatan Senjata Iran-AS

Jakarta Komentarnews – Harga emas naik pada perdagangan Kamis (16/4/2026)...

Ekonomi China Kuartal I 2026 Tumbuh 5 Persen, Perang Iran Ancaman Baru Tekan Permintaan Global

Beijing, KomentarNews – Ekonomi China tumbuh lebih cepat di awal...

CEO OpenAI Sam Altman Minta Pengadilan Hapus Tuntutan Ganti Rugi Punatif dalam Gugatan Pelecehan Adik Kandungnya

St. Louis, KomentarNews – Sam Altman, CEO OpenAI, meminta pengadilan...

Selfie Monyet 2011 Jadi Kunci Hukum AI Copyright Mahkamah Agung AS

London, Komentarnews - Foto selfie yang diambil monyet crested...

Tag # Terpopuler

Iklan

DiJual : Rumah di mountain view residen blok c1 no 9 paniki bawah kota manado - Asri, lokasi strategis dekat bandara, dekat pusat bisnis -Nego langsung dengan pemilik - tanpa perantara - SHM - Luas bangunan 125m2, luas tanah 330 m2, 4 kamar, 2 kamar mandi, ruang tamu, ruang keluarga, air perumahan, listrik 5500 watt, carport, security 24/7 - yang berminat bisa menghubungi: wa: 0811439028 atau email: advertisement@komentar-news.com