Saturday, May 16, 2026

Trump Klaim Perang Iran Bisa Segera Berakhir, AS Blokade Total Perdagangan Laut Iran

Washington D.C.Komentarnews – Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan bahwa perang dengan Iran dapat segera berakhir, dan meminta dunia untuk menyaksikan “dua hari yang menakjubkan” ke depan. Pernyataan ini disampaikan di tengah blokade AS yang telah menghentikan total perdagangan laut keluar-masuk Iran serta prospek pembicaraan lanjutan di Pakistan.

“Saya pikir Anda akan menyaksikan dua hari yang menakjubkan ke depan. Saya pikir ini bisa berakhir sangat segera. Ini akan segera berakhir,” kata Trump kepada ABC News, Selasa (14/4/2026), seperti dikutip Reuters, Rabu.

Militer AS menyatakan bahwa blokade telah menghentikan total perdagangan laut Iran. Kapal tanker berbendera China yang terkena sanksi AS, Rich Starry, terlihat berbalik arah meninggalkan Selat Hormuz pada Rabu. Delapan kapal tanker terkait Iran telah dicegat sejak blokade dimulai Senin.

Wakil Presiden AS JD Vance menyatakan bahwa Trump ingin membuat “kesepakatan besar” dengan Iran, meskipun ada banyak ketidakpercayaan antara kedua negara. “Saya merasa positif tentang posisi kami saat ini,” ujar Vance.

Pejabat dari Pakistan, Iran, dan beberapa negara Teluk mengatakan tim negosiasi AS dan Iran dapat kembali ke Islamabad akhir pekan ini. Kementerian Luar Negeri Iran menyatakan delegasi Pakistan kemungkinan akan tiba di Iran pada Rabu untuk menyampaikan pesan dari Washington.

Satu sumber yang terlibat dalam pembicaraan mengatakan bahwa komunikasi di belakang layar telah berhasil mempersempit kesenjangan, membawa kedua pihak lebih dekat ke kesepakatan yang dapat diajukan dalam putaran baru pembicaraan.

Program nuklir Iran menjadi titik kunci dalam pembicaraan akhir pekan lalu. AS mengusulkan penghentian semua aktivitas nuklir Iran selama 20 tahun, sementara Teheran mengusulkan penghentian 3-5 tahun. Kepala IAEA Rafael Grossi mengatakan bahwa panjangnya moratorium pengayaan uranium Iran adalah keputusan politik, dan Iran mungkin menerima kompromi sebagai langkah membangun kepercayaan.

Memperumit upaya perdamaian, Israel terus menyerang Lebanon untuk menargetkan Hizbullah, kelompok militan yang didukung Iran. Israel dan AS mengatakan kampanye itu tidak tercakup dalam gencatan senjata, sementara Iran bersikeras sebaliknya.

Komando militer gabungan Iran memperingatkan akan mengganggu arus perdagangan di Teluk, Laut Oman, dan Laut Merah jika blokade AS berlanjut.

Sejak perang dimulai pada 28 Februari, sekitar 5.000 orang tewas, termasuk sekitar 3.000 di Iran dan 2.000 di Lebanon. Gubernur provinsi Teheran mengatakan banyak korban adalah pelajar, perempuan, guru, dan profesor universitas.

(*Reuters)

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

Advertisementspot_img

Berita terkait

Wall Street Cetak Rekor Baru, Saham Nvidia dan Cisco Melonjak

Jakarta, KomentarNews - Bursa saham Amerika Serikat (AS) kembali mencetak...

Vonis Lebih Berat dari Teroris! Nadiem Makarim Dituntut 18 Tahun Penjara plus Uang Pengganti Rp5,6 Triliun

Jakarta, Komentarnews - Sidang kasus dugaan korupsi pengadaan laptop...

Donald Trump Tolak Tanggapan Iran, Gencatan Senjata di Ambang Kehancuran

Washington DC, KomentarNews - Upaya diplomatik untuk mengakhiri Perang...

Penjualan Mobil China Turun 7 Bulan Beruntun, Ekspor EV Malah Melonjak 111 Persen

Beijing, KomentarNews - Industri otomotif China sedang mengalami fenomena...

Menteri HAM Natalius Pigai: Konflik Papua Tak Bisa Diselesaikan Parsial, Butuh Keputusan Politik Nasional

Jakarta, KomentarNews - Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius...
Advertisementspot_img

Tag # Terpopuler

Iklan

DiJual : Rumah di mountain view residen blok c1 no 9 paniki bawah kota manado - Asri, lokasi strategis dekat bandara, dekat pusat bisnis -Nego langsung dengan pemilik - tanpa perantara - SHM - Luas bangunan 125m2, luas tanah 330 m2, 4 kamar, 2 kamar mandi, ruang tamu, ruang keluarga, air perumahan, listrik 5500 watt, carport, security 24/7 - yang berminat bisa menghubungi: wa: 0811439028 atau email: advertisement@komentar-news.com