MINUT, KOMENTAR NEWS Salah satu program primadona Presiden Prabowo Subianto yakni Cek Kesehatan Gratis (CKG), di Puskesmas Kolongan, Kecamatan Kalawat, Minahasa Utara (Minut), telah menyasar 2.300-an pelajar.
Hal ini sebagaimana diutarakan Kepala Puskesmas Kolongan, dr Cicilia Paat, M.Kes, ketika ditemui di sela-sela kegiatan pelayanan, Senin (14/9/2026).
“Khusus untuk program CGK Sekolah kita sudah melakukan pemeriksaan kesehatan kepada kurang lebih 2.300-an siswa se Kecamatan Kalawat, dari total target 5.429 siswa,” kata dr Cici.
Dikatakannya lagi, program CKG bagi pelajar menjadi langkah penting dalam mendeteksi kondisi kesehatan sejak dini. Pasalnya, pemeriksaan tidak hanya bertujuan mengetahui kondisi kesehatan siswa saat ini, tetapi juga membantu menemukan lebih awal apabila terdapat faktor risiko atau gangguan kesehatan yang membutuhkan penanganan lebih lanjut.
“Melalui pemeriksaan secara berkala, kondisi kesehatan anak dapat dipantau, dan hasil pemeriksaan ini juga dapat diketahui oleh orang tua lewat Raport Kesehatan di program Satu Sehat,” ujarnya.
Dengan kata lain, sambung dia, program CKG di lingkungan sekolah dilakukan sebagai bentuk upaya edukasi sekaligus preventif atau pencegahan.
Dalam hal edukasi, sambung dia, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk mengingatkan kembali para pelajar mengenai pentingnya menerapkan pola hidup bersih dan sehat, menjaga pola makan, beraktivitas fisik, serta memperhatikan kesehatan sejak usia sekolah.
“Target kami tahun ini seluruh sasaran bisa terlayani. Bukan hanya melakukan pemeriksaan, tetapi bagaimana hasil pemeriksaan tersebut bisa ditindaklanjuti sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh anak-anak dan orang tua,” tuturnya.
Dengan semakin luasnya cakupan CKG, kata dia lagi, pihaknya berharap terbentuk basis data kesehatan pelajar yang dapat membantu tenaga kesehatan melakukan pemantauan secara lebih terarah.
“Besar harapan kami, sebagaimana juga jadi arahan Pak Bupati (Joune J. E. Ganda), lewat program CKG ini dapat membangun generasi di Minahasa Utara yang sehat melalui pencegahan dan deteksi dini, yang dimulai dari lingkungan sekolah,” kuncinya.
Sekadar diketahui, program CKG mencakup beberapa hal di antaranya pemeriksaan kesehatan mata, gigi, kulit serta telinga. Termasuk juga ukur berat dan tinggi badan. Program ini menyasar anak sekolah usia 7-17 tahun. (ein)