Wednesday, October 21, 2026

Pewarna Sulut Bahas Penanganan Kamtibmas dan Masalah Sosial di Kota Manado Bersama FKUB dan Kejaksaan

SULUT, KOMENTAR NEWS Tidak bisa dipungkiri kalau status sebagai ibukota provinsi Sulawesi Utara (Sulut), menjadikan Kota Manado sebagai salah satu daerah munculnya beragam isu sosial, termasuk Kamtibmas.

Perpaduan beragam suku seperti Minahasa, Nusa Utara, Bantik, Bolaang Mongondow, Gorontalo serta sejumlah etnis lainnya, disebut-sebut kerap jadi pemantik lahirnya dinamika sosial. Ditambah lagi, ketimpangan ekonomi serta sejumlah persoalan lainnya.

Namun demikian, bersamaan dengan itu, tingginya nilai toleransi di Kota Tinutuan, digadang-gadang jadi tali pengikat kuat sehingga dinamika tersebut masih terkontrol.

Meski begitu, kondisi ini oleh Persatuan Wartawan Nasrani (Pewarna) Sulut, dijadikan bahan pertimbangan melaksanakan kegiatan Forum Grup Discusion (FGD) yang melibatkan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Sulawesi Utara, pihak Kejaksaan Tinggi dan Pemkot Manado.

“Masalah sosial, termasuk di dalamnya soal Kamtibmas tidak semata-mata jadi tanggung jawab pemerintah serta aparat, tapi itu merupakan tanggungjawab bersama. Dan atas dasar itu pula, Pewarna terpanggil ambil peran untuk mencari solusi terhadap persoalan tersebut,” kata Ketua DPD Pewarna Sulut, Sisco Manosoh, Senin (19/10/2026).

Ia berharap lewat keterlibatan Pewarna, berkolaborasi dengan pemuka agama, pemerintah serta penegak hukum, ada solusi konkrit guna mengeliminir potensi munculnya masalah sosial tanah Nyiur Melambai, terlebih khusus di Kota Manado.

“Masyarakat teredukasi, unsur pemerintah dan aparat semakin termotivasi, sinergitas jadi makin kuat. Inilah yang kita harapkan lewat FGD ini,” ujarnya.

Lebih jauh, ia menyebutkan, lewat pertemuan yang dirangkaikan dengan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Pewarna ini, semua anggota bisa menjalankan fungsi Jurnalis dengan selalu berlandaskan pada memberi informasi dan mengedukasi.

“Sampaikan berita yang benar, edukasi pembaca lewat produk-produk jurnalis yang mengedukasi sehingga masyarakat semakin bijak dalam menyikapi setiap dinamika yang ada,” tutup jurnalis yang kesehariannya melakukan liputan di Sekretariat DPRD Provinsi Sulut ini.

Sekadar diketahui, hadir dalam kegiatan diskusi yang digelar di aula serbaguna Pemkot Manado itu di antaranya Ketua FKUB Sulut, Pdt. Thomas Renata Ticonuwu, Asisten Tindak Pidana Umum (Aspidum) Kejaksaan Tinggi Sulut, Dr. Reinhart Tololiu, S.H., M.H, Sekda Kota Manado, dr. Steven Dandel serta para pengurus DPC Pewarna. (ein)

Komentar :

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

Advertisementspot_img

Advertisement

DiJual : Rumah di mountain view residen blok c1 no 9 paniki bawah kota manado - Asri, lokasi strategis dekat bandara, dekat pusat bisnis -Nego langsung dengan pemilik - tanpa perantara - SHM - Luas bangunan 125m2, luas tanah 330 m2, 4 kamar, 2 kamar mandi, ruang tamu, ruang keluarga, air perumahan, listrik 5500 watt, carport, security 24/7 - yang berminat bisa menghubungi: wa: 0811439028 atau email: advertisement@komentar-news.com

Berita terkait

MIRIS! Lahan Pemkab Minut Seluas 80 Ha di Kecamatan...

MINUT, KOMENTAR NEWS Kabar kurang sedap menyeruak dari Kecamatan Airmadidi. Betapa tidak, aset Pemkab Minahasa Utara (Minut),...

Pembangunan Drainase di Depan Hollywood Cafe dan Jalan Balai...

MANADO, KOMENTAR-NEWS.COM — Anggota DPRD Kota Manado, Jendry Amrain, kembali menyoroti pelaksanaan proyek pembangunan saluran drainase yang...

Unggul 60 Berbanding 39 Suara Atas Arther Tuela, Benny...

MANADO, KOMENTAR-NEWS.COM — Proses pemilihan Komisi Pria Kaum Bapa (P/KB) GMIM Kanaan, Wilayah Manado Selatan 1 berlangsung...
Advertisement

Lainnya

Rekomendasi Berita