Monday, June 1, 2026

Darurat Perang Meluas, AS Imbau Warganya di Israel Segera Evakuasi Via Darat ke Mesir

Yerusalem, KomentarNews – Duta Besar Amerika Serikat untuk Israel, Mike Huckabee, mengeluarkan imbauan mendesak kepada seluruh warga negaranya yang berada di Israel untuk segera mengevakuasi diri melalui jalur darat menuju Mesir, Selasa (3/3/2026). Imbauan ini muncul di tengah eskalasi konflik yang kian meluas pasca serangan militer AS-Israel ke Iran .

Dalam pernyataan resmi yang diunggah di platform X, Kedutaan Besar AS di Yerusalem menegaskan bahwa pihaknya saat ini “tidak dalam posisi untuk mengevakuasi atau secara langsung membantu warga Amerika yang ingin meninggalkan Israel” . Huckabee mengakui bahwa opsi untuk keluar dari Israel sangat terbatas di tengah situasi kritis ini.

“Untuk saat ini, pilihan terbaik adalah menggunakan bus antar-jemput Kementerian Pariwisata Israel menuju Taba, Mesir, dan mendapatkan penerbangan dari sana atau melanjutkan perjalanan ke Kairo untuk penerbangan kembali ke AS,” tulis Huckabee dalam pernyataan panjangnya, seraya menambahkan bahwa ia tidak merekomendasikan evakuasi melalui Yordania .

Huckabee juga menjelaskan bahwa seluruh personel kedutaan saat ini berlindung di tempat (shelter in place). Ia memahami bahwa warga AS mungkin perlu memulangkan keluarganya dan tidak terus-menerus menanggung biaya hotel. Pihaknya belum mengetahui secara pasti kapan Bandara Ben Gurion di Tel Aviv akan dibuka kembali. “Semoga segera, tetapi meskipun sudah dibuka, penerbangan yang tersedia akan SANGAT terbatas,” lanjutnya.

Kedutaan AS mengonfirmasi bahwa Bandara Ben Gurion masih tutup dan tidak ada penerbangan komersial atau carter yang beroperasi dari sana . Sementara itu, penyeberangan darat ke Taba, Mesir, dilaporkan beroperasi 24 jam sehari, meskipun dengan biaya visa bagi sebagian pelancong .

Dalam imbauannya, Kedutaan juga memberikan informasi mengenai jalur darat ke Yordania yang masih beroperasi terbatas, namun dengan syarat khusus untuk pemegang KTP Palestina, KTP Yerusalem Timur, dan diplomat .

Peringatan tegas juga disertakan: “Jika Anda memilih untuk menggunakan opsi keberangkatan ini, pemerintah AS tidak dapat menjamin keselamatan Anda. Informasi ini diberikan sebagai bentuk bantuan bagi mereka yang ingin meninggalkan Israel” .

Sejauh ini, Amerika Serikat telah mengimbau warganya untuk mengevakuasi diri dari 14 negara di kawasan Timur Tengah menyusul memanasnya konflik pasca tewasnya Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei . Negara-negara tersebut meliputi Bahrain, Mesir, Iran, Irak, Israel, Tepi Barat dan Gaza, Yordania, Kuwait, Lebanon, Oman, Qatar, Arab Saudi, Suriah, dan Uni Emirat Arab .

Selain itu, AS juga telah menutup sementara kedutaan besarnya di Kuwait dan Arab Saudi pasca serangan drone yang melanda kompleks kedutaan di Riyadh . Kedutaan AS di Amman, Yordania, juga dilaporkan telah dievakuasi setelah adanya ancaman serangan .

Situasi keamanan yang kompleks dan berubah cepat ini memaksa AS mengambil langkah drastis untuk melindungi warganya di tengah konflik yang diprediksi masih akan berlangsung lama.

(fx/*)

Komentar :

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

Advertisementspot_img

Advertisement

DiJual : Rumah di mountain view residen blok c1 no 9 paniki bawah kota manado - Asri, lokasi strategis dekat bandara, dekat pusat bisnis -Nego langsung dengan pemilik - tanpa perantara - SHM - Luas bangunan 125m2, luas tanah 330 m2, 4 kamar, 2 kamar mandi, ruang tamu, ruang keluarga, air perumahan, listrik 5500 watt, carport, security 24/7 - yang berminat bisa menghubungi: wa: 0811439028 atau email: advertisement@komentar-news.com

More like this

Fakta vs Hoaks: Ini Jawaban Pemerintah Atas Berbagai Isu...

JAKARTA , KOMENTAR-NEWS.COM– Pemerintah secara resmi meluruskan berbagai informasi yang tidak benar, fitnah, serta narasi kebencian yang...

Rupiah Jeblok hingga Rp17.789 Picu “Badai PHK” Baru, 20...

Jakarta, KomentarNews - Gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia diprediksi bakal terus bergulir. Sebuah studi terbaru dari...

BREAKING: Eropa “Membara”, Inggris Cetak Rekor 34,8 Derajat Celsius!...

London, KomentarNews - Sebuah gelombang panas ekstrem yang langka menghantam Eropa Barat pada akhir Mei 2026, memicu rekor...

More

Recomended