MANADO, KOMENTAR-NEWS.COM — Musibah kebakaran yang melanda dua lokasi berbeda di Kota Manado pada Senin malam, 12 Oktober 2026, memancing respons cepat dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara. Gubernur Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, SE, langsung menginstruksikan jajaran terkait untuk segera menyalurkan bantuan kepada warga yang menjadi korban.

Kebakaran pertama terjadi di Kelurahan Sindulang Satu, Kecamatan Tuminting, yang berdampak pada 32 kepala keluarga. Tak lama berselang, api juga melanda Kelurahan Sario, yang menimpa tujuh kepala keluarga. Secara keseluruhan, sebanyak 39 KK kehilangan tempat tinggal dan harta benda akibat dua peristiwa tersebut .

Menindaklanjuti arahan Gubernur, Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Utara segera bergerak menyalurkan bantuan ke lokasi kejadian. Langkah ini diambil untuk memastikan kebutuhan dasar warga pascakebakaran dapat terpenuhi dengan cepat dan tepat .

“Bencana yang dialami masyarakat adalah duka kita bersama. Pemerintah tidak boleh menunggu. Kita harus hadir, bergerak cepat, dan memastikan kebutuhan dasar warga yang terdampak dapat segera terpenuhi,” tegas Gubernur Yulius Selvanus.
Pemprov Sulut juga terus mendorong koordinasi dengan Pemerintah Kota Manado, BPBD, TNI, Polri, serta instansi terkait agar penanganan berjalan terpadu dan berkelanjutan. Komitmen ini ditegaskan untuk memastikan warga yang kehilangan tempat tinggal tidak menghadapi masa sulit sendirian .
Di sisi lain, peristiwa ini juga menjadi pengingat bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap risiko kebakaran. Pemeriksaan instalasi listrik, penggunaan peralatan elektronik secara aman, serta kehati-hatian terhadap sumber api diharapkan dapat mengurangi risiko kejadian serupa di masa mendatang
Semangat gotong royong dan solidaritas diharapkan terus terpelihara di tengah masyarakat, sehingga proses pemulihan bagi 39 keluarga yang terdampak dapat berjalan lebih ringan dan cepat.(***)






