SULUT, KOMENTAR-NEWS.COM — Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS LB) Bank Sulut Gorontalo yang berlangsung di Kantor Pusat BSG Sulut, Jalan Pierre Tendean, Manado, Kamis (29/10) dihadiri para pemegang saham dengan kehadiran mencapai 97,59 persen. Ini menghasilkan keputusan penting terkait pengisian jabatan Direktur Dana dan Treasury yang kosong.
Berdasarkan data dan informasi , pelaksanaan RUPS LB BSG Sulutgo Dipimpin oleh Pemegang Saham Pengendali I, Gubernur Sulut Yulius Selvanus Komaling, dan Pemegang Saham Pengendali II, Komisaris Utama PT Mega Corpora Ardhayadi, rapat berjalan lancar dan tuntas sebelum pukul 12 siang. Turut hadir Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail serta para kepala daerah pemegang saham BSG.
Ada tiga keputusan utama yang diambil dalam rapat ini. Pertama, RUPS menyepakati dua nama yang akan diajukan ke Otoritas Jasa Keuangan untuk mengikuti uji kelayakan dan kepatutan, yaitu Rudiyanto Katili dan Iskandar Modjo. Kedua, sampai adanya pejabat definitif hasil penelitian OJK, Direktur Utama BSG Revino Pepah ditunjuk sekaligus sebagai Pelaksana Tugas Direktur Dana dan Treasury. Ketiga, keputusan RUPS tanggal 10 Februari 2026 terkait jabatan tersebut secara resmi dicabut melalui RUPS Luar Biasa ini.
Gubernur Sulut Yulius Selvanus Komaling menegaskan bahwa seluruh proses telah mengikuti ketentuan anggaran dasar perseroan dan peraturan OJK. RUPS Luar Biasa ini digelar mengikuti aturan perseroan dan OJK, maksimal 30 hari setelah pengumuman FPT direksi, harus ada RUPS untuk pengusulan nama calon Direktur Dana dan Treasury, ujarnya usai rapat.
Nama-nama tersebut kini akan menjalani tahap penelitian administrasi dan wawancara di OJK. Setelah dinyatakan lulus uji kelayakan dan kepatutan, barulah akan ditetapkan satu nama sebagai pemangku jabatan definitif.(***)




