Wednesday, May 13, 2026

Kementan Uji Coba B50 di Alsintan, Amran: 5,3 Juta Ton CPO Jadi Biofuel, Tahun Ini Tak Impor Solar

Jakarta, Komentarnews – Kementerian Pertanian (Kementan) menguji bahan bakar biodiesel B50 pada alat dan mesin pertanian (alsintan) guna memperkuat ketahanan pangan nasional berbasis kemandirian energi. Langkah ini menjadi bagian dari upaya strategis mendorong kemandirian energi berbasis sumber daya domestik sekaligus mendukung modernisasi pertanian berkelanjutan.

Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Andi Amran Sulaiman menyatakan bahwa pengembangan biofuel merupakan langkah strategis dalam memperkuat ketahanan energi nasional. “Sebanyak 5,3 juta ton CPO kita konversi menjadi biofuel. Artinya, tahun ini kita tidak impor solar. Ini perintah langsung Presiden,” ujar Amran dalam pernyataan di Jakarta, Senin (20/4/2026).

Salah satu inovasi yang dikembangkan adalah teknologi bioreaktor biodiesel hybrid oleh Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BRMP). Teknologi ini dirancang untuk mengolah berbagai bahan baku minyak nabati menjadi biodiesel secara lebih efisien, fleksibel, dan terkontrol.

Kepala BRMP Kementan, Fadjry Djufry, menyampaikan bahwa pengembangan teknologi bioenergi merupakan bagian dari upaya mendorong hilirisasi inovasi pertanian. “Kami mendorong pengembangan bioreaktor biodiesel yang mampu menghasilkan bahan bakar secara efisien dengan kualitas yang stabil. Dengan demikian, biodiesel yang dihasilkan dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan, termasuk pada operasional alat dan mesin pertanian,” ujarnya.

Sebagai bentuk implementasi, BRMP melalui Balai Besar Perakitan dan Modernisasi Mekanisasi Pertanian (BRMP Mektan) telah melakukan uji kinerja lapangan alsintan berbahan bakar B50 bekerja sama dengan LEMIGAS pada awal April 2026.

Kepala BRMP Mektan, Arief Rachman, menjelaskan pengujian dilakukan untuk mengevaluasi performa alsintan, mulai dari keandalan mesin, efisiensi bahan bakar, hingga stabilitas operasional di lapangan. Pengujian dilakukan pada berbagai jenis alsintan, seperti traktor roda dua, traktor roda empat, serta pompa air, termasuk pengujian cold-startability untuk memastikan mesin tetap dapat beroperasi setelah periode penyimpanan tertentu.

Berdasarkan hasil pengujian di laboratorium maupun lapangan, penggunaan biodiesel B50 menunjukkan kinerja yang relatif stabil. Parameter utama seperti daya, konsumsi bahan bakar, efisiensi kerja, serta performa operasional telah memenuhi standar SNI yang ditetapkan. “Hasil ini menunjukkan biodiesel B50 berpotensi diterapkan pada alat dan mesin pertanian tanpa memberikan dampak negatif terhadap performa maupun keandalan operasional,” jelas Arief.

Pakar energi dari Universitas Gadjah Mada, Dr. Tumiran, menilai bahwa uji coba B50 pada alsintan adalah langkah berani dan strategis. “Biodiesel B50 memiliki potensi besar mengurangi impor solar. Namun, perlu uji ketahanan mesin jangka panjang karena viskositas B50 lebih tinggi dari solar murni. Jika terbukti aman, ini terobosan besar bagi sektor pertanian dan energi nasional,” ujar Tumiran.

(*Kementan/ *ANT)

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

Advertisementspot_img

Berita terkait

Gunung Dukono Meletus, 3 Tewas dan 20 Pendaki Hilang Termasuk WNA, Pencarian Dilakukan

Jakarta, KomentarNews - Bencana alam terjadi di Kabupaten Halmahera...

BMKG: Hujan Lebat hingga Petir Ancam 20 Wilayah Selasa, dari Sumut hingga Papua Pegunungan

Jakarta, KomentarNews – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan...

Prabowo Beri Taklimat Tertutup kepada 1.500 Komandan TNI di Unhan, Sapa dengan Balutan “Maju Tak Gentar”

Bogor, KomentarNews – Presiden Prabowo Subianto memberikan taklimat kepada sebanyak 1.500 komandan satuan...

Pakar Geopolitik: Papua Jangan Hanya Dipandang dari Sudut Konflik, Kekayaan Budaya Jadi Kekuatan Digital

Jakarta, KomentarNews – Pakar Geopolitik Universitas Muhammadiyah Indonesia, Rasminto, menilai kekayaan...

Kemendag Terbitkan Aturan Baru Impor Komoditas Pangan, Mulai Berlaku 8 Mei, Gandum hingga Pir Kena Pembatasan

Jakarta, Komentarnews – Kementerian Perdagangan (Kemendag) secara resmi menerbitkan regulasi...
Advertisementspot_img

Tag # Terpopuler

Iklan

DiJual : Rumah di mountain view residen blok c1 no 9 paniki bawah kota manado - Asri, lokasi strategis dekat bandara, dekat pusat bisnis -Nego langsung dengan pemilik - tanpa perantara - SHM - Luas bangunan 125m2, luas tanah 330 m2, 4 kamar, 2 kamar mandi, ruang tamu, ruang keluarga, air perumahan, listrik 5500 watt, carport, security 24/7 - yang berminat bisa menghubungi: wa: 0811439028 atau email: advertisement@komentar-news.com