Monday, August 10, 2026

Pakistan Akui Jadi Mediator Rahasia AS-Iran, Sampaikan Pesan untuk Akhiri Perang di Timur Tengah

Islamabad, KomentarNews – Pakistan pada Kamis (26/3/2026) memastikan peran langsungnya dalam menyampaikan pesan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran untuk mengakhiri perang di Timur Tengah. Pengakuan ini muncul di tengah meningkatnya spekulasi mengenai upaya diplomasi di balik layar untuk meredakan konflik yang telah berlangsung selama hampir satu bulan.

Menteri Luar Negeri Pakistan Ishaq Dar dalam pernyataannya di platform X (Twitter) membantah spekulasi yang beredar di media. Ia mengonfirmasi bahwa komunikasi antara kedua negara berlangsung melalui jalur tidak langsung yang difasilitasi oleh Pakistan.

“Telah beredar spekulasi yang tidak perlu di media mengenai perundingan perdamaian untuk mengakhiri konflik yang sedang berlangsung di Timur Tengah. Pada kenyataannya, pembicaraan tidak langsung AS dan Iran berlangsung melalui pesan yang disampaikan Pakistan,” kata Dar.

Ia juga mengonfirmasi bahwa AS telah menyampaikan rencana 15 poin yang saat ini sedang dipertimbangkan oleh Iran.

Pernyataan itu muncul ketika sumber-sumber di Islamabad mengatakan bahwa pekan ini sangat penting bagi kemungkinan munculnya terobosan dalam pembicaraan AS-Iran. Mereka juga menyebut bahwa Pakistan memperkirakan delegasi AS akan datang, meskipun Iran masih bersikap hati-hati karena kurangnya kepercayaan terhadap Washington.

Dar juga memuji peran Turki dan Mesir, serta pihak lain, yang memberikan dukungan terhadap inisiatif perdamaian tersebut.

“Pakistan tetap sepenuhnya berkomitmen untuk mempromosikan perdamaian dan terus melakukan segala upaya untuk memastikan stabilitas di kawasan dan sekitarnya. Dialog dan diplomasi adalah satu-satunya jalan ke depan,” kata Dar menegaskan.

Timur Tengah berada dalam status siaga tinggi sejak AS dan Israel melancarkan serangan gabungan terhadap Iran pada 28 Februari 2026. Serangan tersebut hingga kini telah menewaskan lebih dari 1.340 orang, termasuk Pemimpin Tertinggi Iran saat itu, Ali Khamenei, serta sejumlah pejabat militer senior dan warga sipil.

Iran membalas dengan serangkaian serangan drone dan rudal yang menargetkan Israel, serta negara-negara seperti Yordania, Irak, dan kawasan Teluk yang menampung aset militer AS. Serangan balasan tersebut menelan korban jiwa, menimbulkan kerusakan infrastruktur, serta mengganggu pasar energi global dan jalur penerbangan internasional.

Peran Pakistan sebagai mediator ini menambah daftar negara yang terlibat dalam upaya diplomatik untuk mengakhiri konflik, setelah sebelumnya Amerika Serikat disebut telah mengajukan proposal perdamaian melalui berbagai saluran diplomatik.

(*Xinhua/ *Reuters/ *AFP/ *Anadolu)

Komentar :

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

Advertisement

DiJual : Rumah di mountain view residen blok c1 no 9 paniki bawah kota manado - Asri, lokasi strategis dekat bandara, dekat pusat bisnis -Nego langsung dengan pemilik - tanpa perantara - SHM - Luas bangunan 125m2, luas tanah 330 m2, 4 kamar, 2 kamar mandi, ruang tamu, ruang keluarga, air perumahan, listrik 5500 watt, carport, security 24/7 - yang berminat bisa menghubungi: wa: 0811439028 atau email: advertisement@komentar-news.com

More like this

PLT SEKRETARIS DPRD MINAHASA RESMI TERSANGKA! DUGAAN KORUPSI PROYEK...

TONDANO – Kejaksaan Negeri Minahasa resmi menetapkan dua orang tersangka dalam dugaan korupsi proyek pemeliharaan dan rehabilitasi...

“JANJI MANIS TAK CUKUP!” SERIKAT PEKERJA PLN BAKAL BAWA...

MANADO – Suara tegas Serikat Pekerja DPD PT PLN UID Suluttenggo mengguncang kompleks perkantoran setempat. Ratusan pekerja...

Trump Umumkan Blokade Iran di Selat Hormuz dan Pungutan...

Washington DC, Komentarnews – Konfrontasi antara Amerika Serikat dan Iran memasuki babak baru yang lebih berbahaya. Presiden...

More

Recomended