Bandung, Komentarnews – Nasib nahas menimpa seorang pria di Kota Bandung. Alih-alih mendapat pertolongan usai menjadi korban pembegalan, pria berinisial RRA (28) justru menjadi sasaran amuk massa lantaran diteriaki sebagai begal oleh para pelaku sesungguhnya.
Peristiwa ini terjadi di Jalan Babakan Ciparay, Kota Bandung, pada Rabu (6/5/2026) malam, dan videonya kini viral di media sosial .
Kapolsek Babakan Ciparay, Kompol Kurniawan, menjelaskan bahwa kejadian bermula saat korban bersama rekannya sedang melintas di Jalan Soekarno-Hatta tepatnya di depan Terminal Leuwipanjang sekitar pukul 23.30 WIB .
Ketiga pelaku yang mengendarai satu sepeda motor menghampiri korban dan mengaku sebagai anggota polisi. Mereka langsung memeriksa tas dan ponsel milik korban serta rekannya .
“Pelaku mengaku sebagai anggota polisi melakukan pemeriksaan terhadap tas dan handphone korban dan temannya,” kata Kurniawan, Kamis (7/5/2026) .
Korban dan rekannya kemudian diminta ikut dengan para pelaku. Namun, saat sampai di Jalan Babakan Ciparay dekat KOPTI, keduanya diturunkan dengan alasan pelaku hendak buang air kecil .
Begitu korban turun dari kendaraan, ketiga pelaku justru tancap gas dan melarikan diri membawa sepeda motor korban ke arah Simpang Lima B .
Sadar menjadi korban, RRA langsung berteriak meminta tolong sambil berusaha mengejar para pelaku.
Namun, situasi berbalik tragis. Di sekitar Jalan Babakan Ciparay dekat kios ayam goreng D’Besto, ketiga pelaku justru berbalik meneriaki korban sebagai “begal” dan melakukan penganiayaan bersama-sama terhadap korban .
Teriakan para pelaku itu membuat warga sekitar salah paham dan ikut mengeroyok RRA. Korban babak belur dihajar massa hingga nyaris tak sadarkan diri.
“Dia berteriak minta tolong, malah berbalik saya yang dituduh begal,” kisah korban yang kemudian dievakuasi polisi .
Dalam video yang beredar di media sosial, terlihat pria tersebut tergeletak lemas dengan kondisi luka-luka sebelum akhirnya hendak dibawa menggunakan ambulans .
Beruntung, Tim Prabu Polrestabes Bandung yang melintas di lokasi segera melerai pengeroyokan dan mengamankan ketiga pelaku.
Para pelaku yang diketahui bernama Yukie Nurrokhim Suryana, Rizal Surya Dilaga, dan Agustian Rahman kini telah diamankan di Mapolsek Babakan Ciparay untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut .
Polisi juga menyita barang bukti berupa dua unit sepeda motor, yakni Honda Beat hitam milik pelaku dan Yamaha Mio putih merah milik korban .
RRA yang berprofesi sebagai buruh harian lepas ini mengaku mengalami luka di sekujur tubuh, termasuk benjol di kepala akibat pukulan serta tangan kiri yang terlindas motor .
Kepada wartawan, ia mengungkapkan kekecewaannya karena warga tak memberinya kesempatan untuk menjelaskan diri.
“Massa tersebut enggak bisa denger penjelasan atau alasan saya dulu gitu. Kesalnya itu sih,” ungkapnya .
(detik*/pikiranrakyat/liputan6*)



