Saturday, May 16, 2026

Rockstar Games Kembali Diretas, Kelompok ShinyHunters Klaim Curi Data, Tapi Perusahaan Bilang “Tidak Berdampak”

Jakarta, Komentarnews – Pengembang game fenomenal Grand Theft Auto (GTA), Rockstar Games, kembali menjadi sasaran peretasan untuk kedua kalinya dalam tiga tahun terakhir. Kelompok peretas bernama ShinyHunters mengaku bertanggung jawab atas serangan siber yang menargetkan server Rockstar yang dikelola oleh penyedia cloud pihak ketiga.

Kelompok tersebut mengancam akan mempublikasikan materi yang dicuri secara online jika tebusan tidak dibayarkan. ShinyHunters, yang dikenal sebagai kelompok peretas anglofon produktif yang diduga masih berusia remaja, sebelumnya juga mengaku sebagai dalang peretasan operator tiket raksasa, Ticketmaster.

Namun, Rockstar meremehkan dampak peretasan ini. Dalam konfirmasinya kepada publikasi game Kotaku, juru bicara Rockstar mengatakan bahwa “ini tidak berdampak pada organisasi kami atau para pemain kami.”

“Kami dapat mengonfirmasi bahwa sejumlah terbatas informasi perusahaan yang tidak material diakses sehubungan dengan pelanggaran data pihak ketiga,” kata juru bicara Rockstar.

BBC telah menghubungi Rockstar untuk meminta komentar dan juga berbicara dengan peretas ShinyHunters. Para pelaku kejahatan siber tersebut tidak mengungkapkan bagaimana mereka melakukan peretasan, tetapi mengonfirmasi bahwa data yang dicuri akan dipublikasikan secara online karena tuntutan mereka tidak dipenuhi.

Nasihat penegak hukum di seluruh dunia adalah untuk tidak membayar tebusan peretas karena tindakan tersebut justru mendanai industri kejahatan siber dan tidak ada jaminan bahwa peretas akan benar-benar menghapus data yang dicuri.

Ini adalah kedua kalinya Rockstar diretas. Pada tahun 2023, seorang peretas remaja asal Inggris bernama Arion Kurtaj (18 tahun) dijatuhi hukuman rumah sakit tidak terbatas setelah meretas perusahaan dan mencuri data, kode sumber, serta cuplikan video dari game GTA 6 yang belum selesai. Peretasan yang merusak itu menyebabkan 90 video cuplikan gameplay GTA 6 bocor di forum online, memaksa Rockstar merilis trailer game tersebut lebih cepat dari jadwal. Kurtaj adalah bagian dari geng peretas remaja bernama Lapsus$, yang meretas banyak perusahaan besar pada 2022 dan 2023.

(*BBC)

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

Advertisementspot_img

Berita terkait

The Weeknd Bakal Konser 2 Hari di Jakarta September 2026, Tiket Dijual Mulai Pekan Depan

Jakarta, Komentarnews - Kabar gembira bagi para penggemar musik...

TNI AL Resmi Miliki Kapal Penyelamat Kapal Selam Pertama, KRI Canopus-936

Jakarta, KomentarNews - TNI Angkatan Laut kini resmi memiliki...

Viral di TikTok, “Lu Kenal Veronika Ko?” Aslinya Materi Stand Up Comedy yang Diaransemen AI

Jakarta, Komentarnews – Media sosial, khususnya TikTok, tengah diramaikan oleh...

Peretas Lumpuhkan IT Raksasa ALS, Layanan Kritis Kembali Berjalan, Data di Ujung Tanduk

Brisbane, KomentarNews – Dunia industri dan komoditas Australia diguncang insiden...

Diraikan! Album “ARIRANG” BTS Raih Platinum di Prancis Hanya dalam Waktu Sebulan, Rekor Tercepat Grup

Jakarta, KomentarNews – Badan Sertifikasi Musik Prancis, SNEP (Syndicat National de...
Advertisementspot_img

Tag # Terpopuler

Iklan

DiJual : Rumah di mountain view residen blok c1 no 9 paniki bawah kota manado - Asri, lokasi strategis dekat bandara, dekat pusat bisnis -Nego langsung dengan pemilik - tanpa perantara - SHM - Luas bangunan 125m2, luas tanah 330 m2, 4 kamar, 2 kamar mandi, ruang tamu, ruang keluarga, air perumahan, listrik 5500 watt, carport, security 24/7 - yang berminat bisa menghubungi: wa: 0811439028 atau email: advertisement@komentar-news.com