Saturday, May 16, 2026

Ilmuwan China Klasifikasikan Karsinoma Nasofaring ke 3 Subtipe Proteomik, Terobosan Pengobatan Presisi

Jakarta, Komentarnews – Para ilmuwan China berhasil mengklasifikasikan karsinoma nasofaring (kanker nasofaring) menjadi tiga subtipe proteomik untuk pertama kalinya, menurut studi yang diterbitkan di jurnal Nature Cancer. Temuan ini dapat membuka jalan bagi pengobatan presisi per individu yang berpusat pada proteomik bagi pasien.

Penelitian yang dilakukan oleh para ilmuwan dari International Academy of Phronesis Medicine (Guangdong) dan Pusat Kanker Universitas Sun Yat-sen menganalisis sampel tumor dari 240 pasien karsinoma nasofaring dengan menggunakan teknik-teknik proteomik untuk mengukur aktivitas protein di seluruh tumor.

Untuk pertama kalinya, tim peneliti mengategorikan karsinoma nasofaring ke dalam tiga subtipe proteomik, yakni S1, S2, dan S3, yang menunjukkan karakteristik prognosis dan pola respons pengobatan yang berbeda. Berdasarkan klasifikasi ini, para ilmuwan dapat mengembangkan strategi terapi yang optimal untuk setiap subtipe.

Selain itu, tim peneliti menemukan bahwa sel plasma IgA+ dapat berperan sebagai biomarker kunci untuk memprediksi efikasi pengobatan pada subtipe S3. Temuan ini memberikan dasar ilmiah penting untuk menjelaskan mekanisme resistansi kemoterapi pada karsinoma nasofaring serta untuk mengembangkan strategi terapi baru.

Peneliti utama dari Pusat Kanker Universitas Sun Yat-sen, Prof. Dr. Bei Jin-Xin, menyatakan bahwa penelitian ini merupakan langkah besar menuju pengobatan presisi. “Selama ini, pasien karsinoma nasofaring sering mendapat perlakuan yang sama. Kini, dengan klasifikasi subtipe proteomik, kita bisa memberikan terapi yang lebih tepat sasaran sesuai karakteristik biologis tumor masing-masing pasien,” ujar Prof. Bei.

Studi ini diharapkan dapat mematahkan model pengobatan tradisional yang cenderung memukul rata (one-size-fits-all) kondisi semua pasien karsinoma nasofaring, dan membangun sistem diagnosis dan pengobatan bertingkat yang mencakup penentuan subtipe molekuler, prediksi efikasi, hingga terapi presisi.

Karsinoma nasofaring adalah tumor ganas yang menyerang area kepala dan leher yang umum terjadi dengan insidensi tinggi di China. Gejala awalnya sering tidak jelas, dan sekitar 70 persen pasien terdiagnosis pada stadium menengah atau lanjut. Kombinasi radioterapi dan kemoterapi menjadi pilihan pengobatan standar untuk penyakit ini.

Sebelum kemoterapi dan radioterapi simultan, kemoterapi induksi dapat secara efektif meningkatkan angka kelangsungan hidup pasien karsinoma nasofaring. Namun, 20 hingga 30 persen pasien masih menunjukkan respons yang buruk terhadap pengobatan tersebut. Klasifikasi subtipe proteomik ini diharapkan dapat mengidentifikasi pasien-pasien yang berisiko tinggi mengalami resistansi.

Dokter spesialis onkologi dari Rumah Sakit Kanker Dharmais, Dr. Abdul Gafur, Sp.PD-KHOM, menilai bahwa temuan ini sangat relevan. “Kanker nasofaring juga cukup banyak di Indonesia. Dengan adanya klasifikasi subtipe ini, kita bisa lebih selektif dalam memberikan kemoterapi, sehingga pasien tidak perlu menjalani pengobatan yang sia-sia dan berisiko efek samping tinggi,” ujar Abdul Gafur.

(*Nature Cancer/ *ANT)

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

Advertisementspot_img

Berita terkait

TNI AL Resmi Miliki Kapal Penyelamat Kapal Selam Pertama, KRI Canopus-936

Jakarta, KomentarNews - TNI Angkatan Laut kini resmi memiliki...

Darurat Campak! Indonesia Peringkat Kedua Kasus Tertinggi di Dunia, IDAI: Rumah Kita Sudah Terbakar

Jakarta, Komentarnews - Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) memperingatkan...

Tiga Tewas dalam Dugaan Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar MV Hondius

Cape Verde, KomentarNews – Tiga orang dilaporkan meninggal dan...

Peretas Lumpuhkan IT Raksasa ALS, Layanan Kritis Kembali Berjalan, Data di Ujung Tanduk

Brisbane, KomentarNews – Dunia industri dan komoditas Australia diguncang insiden...

Merck Gelontorkan Rp16 Triliun, Gandeng Google Cloud Percepat Riset Obat Lewat AI

Rahway, KomentarNews – Perusahaan farmasi raksasa Merck & Co mengumumkan kemitraan strategis...
Advertisementspot_img

Tag # Terpopuler

Iklan

DiJual : Rumah di mountain view residen blok c1 no 9 paniki bawah kota manado - Asri, lokasi strategis dekat bandara, dekat pusat bisnis -Nego langsung dengan pemilik - tanpa perantara - SHM - Luas bangunan 125m2, luas tanah 330 m2, 4 kamar, 2 kamar mandi, ruang tamu, ruang keluarga, air perumahan, listrik 5500 watt, carport, security 24/7 - yang berminat bisa menghubungi: wa: 0811439028 atau email: advertisement@komentar-news.com