Cape Verde, KomentarNews – Tiga orang dilaporkan meninggal dan seorang warga negara Inggris dirawat kritis di unit perawatan intensif menyusul dugaan wabah hantavirus di kapal pesiar kecil MV Hondius yang tengah berlayar di Samudra Atlantik. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan ada satu kasus hantavirus yang sudah terkonfirmasi dan lima kasus suspek di kapal yang berlayar dari Ushuaia, Argentina, menuju Cape Verde itu.
Kapal MV Hondius yang dioperasikan perusahaan Oceanwide Expeditions tersebut tercatat berangkat dari Ushuaia pada 20 Maret dan mengakhiri pelayaran di Cape Verde pada 4 Mei, saat ini berlabuh di dekat ibu kota Praia. Kapal berukuran 107,6 meter itu berkapasitas 170 penumpang dalam 80 kabin, serta mengangkut 57 awak, 13 pemandu, dan seorang dokter, dengan sekitar 150 turis dari berbagai negara dilaporkan berada di atas kapal.
Pejabat Kementerian Kesehatan Afrika Selatan, Foster Mohale, mengatakan kepada BBC bahwa sebelum pernyataan resmi WHO soal tiga korban jiwa, pihaknya telah mengetahui dua korban meninggal yang merupakan pasangan warga Belanda berusia 70 dan 69 tahun. Sang suami disebut mendadak sakit dengan demam, sakit kepala, nyeri perut, dan diare, dan meninggal setibanya di wilayah Helene, sebuah teritori Inggris di kawasan selatan, sementara istrinya jatuh sakit di kapal dan kemudian dievakuasi ke Johannesburg sebelum meninggal di rumah sakit.
Korban tewas ketiga juga berkewarganegaraan Belanda, dan perusahaan operator kapal menyebut proses pemulangan jenazah ketiganya, serta seorang tamu yang “memiliki keterkaitan dekat” dengan mereka, masih terus diupayakan. Oceanwide Expeditions juga mengonfirmasi dua awak kapal memerlukan perawatan medis segera, namun otoritas Cape Verde belum memberikan izin bagi mereka untuk turun dan dibawa ke rumah sakit.
“Disembarkation and medical screening for all guests necessitate coordination with local health authorities, and we are in dialogue with them,” demikian pernyataan perusahaan yang dikutip BBC. WHO dan otoritas kesehatan setempat kini berkoordinasi untuk melakukan penapisan (screening) kesehatan terhadap seluruh penumpang dan awak, serta melacak potensi paparan lanjutan mengingat sifat hantavirus yang ditularkan melalui rodent (hewan pengerat).
Mikrobiolog Siouxsie Wiles menjelaskan kepada BBC bahwa masa inkubasi hantavirus, dari paparan hingga muncul gejala, dapat berkisar antara satu hingga delapan minggu, sehingga masih mungkin akan ada tambahan kasus dalam beberapa hari dan pekan mendatang. Ia menekankan pentingnya pemantauan gejala seperti demam, nyeri otot, gangguan pernapasan, dan gejala gastrointestinal di kalangan mereka yang baru turun dari kapal maupun kontak dekat mereka.
BBC/WHO



