MANADO — Nama John Sumual atau yang akrab disapa JOS mendadak menjadi sorotan tajam di media sosial terkait proses Pergantian Antar Waktu (PAW) anggota DPRD Sulut yang sempat menyeret nama Sekretaris DPD Demokrat Sulut, Stenly Rondonuwu, serta perempuan berinisial NVB. Kini, kader senior Partai Demokrat ini akhirnya angkat bicara secara resmi.
Kepada awak media, mantan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Minahasa Selatan ini menegaskan dengan tegas: semua informasi yang beredar itu tidak benar sama sekali.
“Saya tidak pernah menyampaikan hal-hal demikian kepada satupun wartawan. Saat ini saya berada di Papua, sinyal pun agak tidak bagus. Kemarin ada yang menelepon, namun baru saat ini saya memberikan pernyataan resmi,” ujar John Sumual.
Sumual pun mengungkapkan kecurigaannya. Ia menilai narasi yang menyebar itu sengaja dimainkan pihak-pihak tertentu untuk menggoyahkan kepemimpinan Ketua DPD Demokrat Sulut, Mor Bastian.
“Demokrat Sulut di bawah pimpinan Pak Mor sampai saat ini justru makin solid. Saya sendiri bingung bagaimana informasi demikian bisa muncul di media sosial, apalagi membawa-bawa nama saya terkait PAW,” tegasnya.
Ia menjelaskan bahwa proses pergantian kursi tersebut sudah sepenuhnya diserahkan ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat. Kewenangan penentuan PAW bukan lagi di tingkat daerah.
“Saya sudah serahkan semuanya ke DPP. PAW sudah menjadi kewenangan DPP. Tidak ada persoalan apa-apa di tingkat Demokrat Sulut,” tutup John Sumual dengan tegas.
Dengan pernyataan ini, ia meminta masyarakat dan kader untuk tidak mudah terprovokasi narasi yang belum tentu kebenarannya, serta mempercayai proses yang sedang berjalan di tingkat pusat.






